Jakarta (DMS) — Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menghadiri acara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Zainal Abidin Syah, Sultan Tidore ke-37, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/11).
Acara penganugerahan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pukul 10.00 WIB ini menjadi momen penghormatan bagi sejumlah tokoh yang dinilai berjasa besar bagi bangsa dan negara.
Sherly tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 09.00 WIB. Kepada awak media, ia menyampaikan rasa bangga dan haru atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Zainal Abidin Syah, yang dinilainya memiliki jasa luar biasa bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Sultan Zainal Abidin Syah bukan hanya tokoh penting bagi Maluku Utara, tetapi juga bagi sejarah bangsa. Beliau berperan besar dalam perjuangan integrasi Papua Barat ke dalam NKRI,” ujar Sherly.
Sultan Zainal Abidin Syah dikenal sebagai tokoh pemersatu wilayah Papua Barat (saat itu disebut Irian Barat) dan ditunjuk langsung oleh Presiden Soekarno sebagai gubernur pertama Irian Barat pada tahun 1956.
Menurut Sherly, penganugerahan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi besar Maluku Utara dan kawasan Indonesia Timur dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah negara.
“Ini adalah momentum bersejarah. Penghargaan ini menegaskan bahwa perjuangan dan kontribusi masyarakat Maluku Utara tercatat dan diakui secara nasional,” tutupnya.











