Nusa Laut, Maluku Tengah (DMS) – Kondisi jalan lingkar Pulau Nusa Laut, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku, hingga kini masih rusak parah dan membutuhkan perbaikan mendesak. Kerusakan tersebut telah berlangsung bertahun-tahun, bahkan sejumlah warga menyebut belum ada perbaikan signifikan selama hampir 20 tahun terakhir.
Raja Negeri Ameth, Wempi Dirk Parinussa, saat diwawancarai mengungkapkan harapan seluruh masyarakat Nusa Laut kepada Pemerintah Provinsi Maluku agar segera memperbaiki ruas jalan lingkar Nusa Laut yang merupakan jalan provinsi dan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Jalan lingkar Nusa Laut ini adalah jalan provinsi, sehingga menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Maluku. Kami berharap ada perhatian serius dan langkah nyata untuk segera melakukan perbaikan,” ujar Parinussa.
Parinussa menjelaskan, jalan lingkar tersebut dibangun pada tahun 2004–2005 oleh Pemerintah Provinsi Maluku. Namun hingga kini, perbaikan secara menyeluruh belum pernah dilakukan, khususnya pada ruas jalan di wilayah Negeri Ameth.
“Sejak dibangun sekitar tahun 2004 sampai sekarang, belum pernah ada perbaikan besar. Kondisinya semakin rusak dan sangat membahayakan pengguna jalan,” tambahnya.
Ia menambahkan, kondisi jalan yang rusak menyulitkan warga dalam beraktivitas karena berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta kerusakan kendaraan. Oleh karena itu, masyarakat meminta adanya penanganan serius dari Pemerintah Provinsi Maluku.
Keluhan serupa juga disampaikan warga Nusa Laut lainnya, Adi Samu-samu. Ia berharap pemerintah segera mempercepat perbaikan ruas jalan tersebut, terlebih menjelang musim Timur yang dikhawatirkan akan memperparah kerusakan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Kalau sudah masuk musim Timur, jalan ini semakin parah. Kami takut terjadi kecelakaan. Pemerintah harus segera bertindak sebelum ada korban,” ungkap Adi.
Masyarakat mendesak Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Provinsi Maluku agar menjadikan jalan lingkar Nusa Laut sebagai prioritas skala darurat. Kerusakan jalan dinilai tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengganggu distribusi hasil produksi masyarakat dan memperburuk isolasi wilayah di pulau tersebut.
Jalan lingkar Nusa Laut sendiri merupakan akses penghubung tujuh negeri di Pulau Nusa Laut. Namun hingga kini, ruas jalan tersebut dinilai belum mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Maluku selaku penanggung jawab jalan provinsi.
Berdasarkan data yang disampaikan, dari total panjang jalan sekitar 23 kilometer di Pulau Nusa Laut, hanya 2,8 kilometer yang berada dalam kondisi baik. Sementara itu, sekitar 18,20 kilometer mengalami kerusakan sedang dan 2 kilometer lainnya masuk kategori rusak berat, terutama pada ruas jalan Negeri Sila-Leinitu-Ameth.
Masalah jalan rusak di Pulau Nusa Laut merupakan persoalan lama yang terus berlarut-larut. Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur vital tersebut demi keselamatan dan kesejahteraan warga.DMS











