Sumedang (DMS) – Polres Sumedang menggagalkan rencana tawuran berkedok perang sarung yang melibatkan sekelompok pemuda di kawasan Sawah Pojom, Jalan Naluk, Minggu dini hari.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika mengatakan pihaknya mengamankan sepuluh pemuda beserta sejumlah barang bukti dalam operasi pencegahan tersebut.
“Langkah ini merupakan bagian dari patroli rutin selama bulan Ramadhan. Kami mengamankan sepuluh pemuda serta delapan sarung yang diisi batu untuk perang sarung,” ujarnya.
Selain itu, polisi juga menyita satu penggaris pendek dan satu penggaris panjang yang telah ditajamkan, satu bilah golok, serta tujuh unit sepeda motor.
Seluruh pemuda yang diamankan dibawa ke Markas Komando Polres Sumedang untuk didata dan dibina. Pihak kepolisian juga memanggil orang tua masing-masing sebelum para pemuda tersebut dipulangkan ke keluarga.
Kapolres menegaskan, patroli selama Ramadhan dilakukan secara preventif dan edukatif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Sumedang. Patroli rutin yang dipimpin Kasat Lantas AKP Agus Sukaerdi Suryana digelar sejak pukul 21.30 WIB dengan fokus pada edukasi, pembatasan jam malam pelajar, penanggulangan premanisme, pemberantasan narkoba, serta pencegahan kejahatan C3 (curat, curas, dan curanmor).
Selain itu, Sat Samapta juga menggelar patroli dialogis ngabuburit setiap pukul 16.00 WIB untuk memberikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat.
AKBP Sandityo Mahardika mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua dan pihak sekolah, untuk bersinergi menjaga kondusivitas wilayah serta mencegah kenakalan remaja dan gangguan keamanan.











