Jakarta (DMS) – Aksi percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) di Jalan Otista III, Kelurahan Cipinang Cipedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, viral di media sosial setelah terekam kamera pengawas (CCTV), Minggu (22/2) sekitar pukul 09.30 WIB.
Pemilik motor, Sulistya Istiqomah (23), mengatakan peristiwa itu terjadi saat aktivitas operasional di lokasi masih berjalan normal. Pelaku beraksi dengan cepat meski akhirnya gagal membawa kabur kendaraan.
“Sekitar pukul 09.30 WIB kami masih bekerja seperti biasa. Pelaku melakukan aksinya dengan cepat, meskipun gagal,” ujar Sulistya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin.
Kecurigaan pertama muncul dari seorang sopir pelanggan yang berada di dalam mobil hitam dekat area parkir. Ia melihat pria tak dikenal mondar-mandir dan beberapa kali mengamati sepeda motor yang terparkir. Seorang tukang cat yang bekerja di lantai atas bangunan juga sempat memperhatikan gerak-gerik mencurigakan tersebut.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat memantau tiga sepeda motor di lokasi. Ia sempat mencoba membobol motor berwarna merah, namun gagal karena stang terkunci dan posisi kendaraan terhalang.
Pelaku kemudian beralih ke motor milik Sulistya yang terparkir sebagian tertutup mobil. Kunci stang dalam posisi terkunci ke kanan, namun pelaku berhasil merusak bagian lubang kunci saat mencoba mencongkel.
“Motor saya sudah dikunci stang kanan. Dia coba congkel dan kuncinya rusak, tapi Alhamdulillah tidak sempat dibawa kabur,” kata Sulistya.
Diduga pelaku panik setelah melihat tukang cat turun ke bawah. Ia langsung melarikan diri bersama seorang rekannya yang sudah menunggu dengan sepeda motor.
Kejadian baru benar-benar diketahui setelah sopir pelanggan melaporkan kecurigaan tersebut kepada petugas keamanan. Saat diperiksa, kondisi lubang kunci motor sudah dalam keadaan rusak.
Rekaman CCTV pun memperlihatkan jelas ciri-ciri pelaku yang mengenakan jaket, masker, dan helm hitam. Video aksi tersebut viral setelah diunggah akun Instagram @kabar.otista.
Meski tidak ada kendaraan yang hilang, korban harus memperbaiki kerusakan pada kunci motor di bengkel terdekat. Warga sekitar diimbau meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, termasuk pada pagi atau siang hari di area terbuka.











