Bula, SBT (DMS) – Kondisi Terminal Gumumae di Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), semakin memprihatinkan. Fasilitas publik yang dibangun sebagai pusat transportasi darat itu kini terlihat terbengkalai dan nyaris tidak berfungsi.
Berdasarkan pantauan DMS Media Group di lokasi, beberapa waktu lalu, area terminal dipenuhi rumput liar yang tumbuh hampir di seluruh sudut bangunan. Tidak tampak aktivitas angkutan umum maupun penumpang yang menunggu keberangkatan di dalam kawasan terminal.
Padahal, terminal tersebut dibangun untuk menunjang mobilitas masyarakat dari dan menuju Kota Bula. Namun, area yang seharusnya menjadi jalur keluar-masuk kendaraan serta lokasi parkir angkutan umum justru dipenuhi semak tinggi, menandakan lemahnya perawatan dari instansi terkait.
Kondisi serupa juga terlihat pada bangunan halte di dalam terminal yang sudah tidak lagi menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Seram Bagian Timur, Murad Wokas, saat dikonfirmasi, secara tegas mengatakan pihak Dinas Perhubungan dalam waktu dekat akan segera mengambil tindakan dengan melakukan pertemuan bersama pemilik dan pengelola bus antarkota serta mobil pangkalan untuk masuk dalam terminal.
“Dalam waktu dekat kami akan menggelar pertemuan dengan pemilik bus antarkota dan mobil pangkalan agar seluruh aktivitas angkutan bisa kembali masuk ke Terminal Gumumae. Ini langkah awal untuk menghidupkan kembali fungsi terminal,” tegas Murad.
Langkah ini sebagai tahap awal yang selanjutnya akan diikuti dengan mobil angkot untuk masuk ke lokasi terminal. “Setelah bus antarkota dan mobil pangkalan masuk, berikutnya angkot juga akan diarahkan beroperasi dari terminal, sehingga fungsi terminal kembali aktif sebagaimana mestinya sesuai peruntukannya,” tambahnya.
Fakta di lapangan terlihat, selain bangunan yang tak terurus, sejumlah titik badan jalan di area terminal juga tampak berlubang dan retak. Kerusakan tersebut berpotensi membahayakan kendaraan apabila sewaktu-waktu terminal kembali dioperasikan.
Sejumlah warga yang sempat diwawancarai berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret melalui penataan, pembersihan, serta pengaktifan kembali fungsi terminal agar fasilitas yang telah dibangun tidak terus menjadi simbol pemborosan anggaran.
“Sayang sekali terminal sebagus ini dibiarkan terbengkalai. Kalau dibersihkan dan diaktifkan lagi, tentu sangat membantu masyarakat dan sopir angkutan,” ujar salah seorang warga Bula.
DMS











