Teluti, Maluku Tengah (DMS) – Kondisi bangunan SD Negeri 81 Kecamatan Teluti, Kabupaten Maluku Tengah, dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah puluhan tahun digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Hingga kini, sejumlah ruang kelas yang rusak belum juga mendapat perbaikan dari pemerintah daerah.
Wakil Kepala Sekolah SD Negeri 81, Rahima Mualo, mengatakan kerusakan bangunan sekolah sangat mengkhawatirkan, terutama saat musim hujan. Aktivitas belajar mengajar terpaksa tetap dilakukan meski beberapa ruang kelas dalam kondisi tidak layak pakai.
“Kalau hujan deras, kami sangat waswas karena atap bocor dan beberapa bagian plafon sudah mulai lapuk. Kami takut sewaktu-waktu bangunan ini roboh saat siswa sedang belajar,” kata Rahima.
Ia menjelaskan, pihak sekolah dan para guru merasa cemas karena bangunan yang digunakan sewaktu-waktu bisa roboh dan membahayakan keselamatan siswa.
Menurut Rahima, sedikitnya tiga ruang kelas dan satu ruang perpustakaan (lab/ruang belajar pendukung) mengalami kerusakan berat dan membutuhkan penanganan segera.
“Kami berharap pemerintah daerah, khususnya Bupati Maluku Tengah dan Dinas Pendidikan, bisa segera turun melihat langsung kondisi sekolah ini agar ada langkah cepat untuk perbaikan,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap Bupati Maluku Tengah bersama Dinas Pendidikan dapat turun langsung melihat kondisi bangunan tersebut agar perbaikan bisa segera dilakukan.
Seperti diketahui, bangunan SD Negeri 81 Kecamatan Teluti, Kabupaten Maluku Tengah, dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah puluhan tahun digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Beberapa ruang kelas rusak dan belum juga mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah untuk segera diperbaiki.
DMS











