Dobo, Kepulauan Aru (DMS) – Kebakaran terjadi di area cold storage milik CV Bobby Arafura Industri (BAI) yang berlokasi di RT 022/RW 008, Kelurahan Galay Dubu, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIT.
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan di atas tumpukan rompong atau alat bantu pengumpul ikan yang berada di sekitar jalur akses kendaraan perusahaan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran menghanguskan satu unit dump truck operasional milik perusahaan yang sedang terparkir di lokasi dan tidak sempat dievakuasi saat api membesar.
Salah seorang karyawan CV BAI yang enggan disebutkan namanya mengatakan, titik api pertama kali terlihat di area jalan masuk utama yang digunakan kendaraan pengangkut es menuju dermaga kapal nelayan.
“Api diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang di atas tumpukan rompong. Karena material tersebut mudah terbakar, api dengan cepat membesar dan merambat ke area sekitar,” ujarnya.
Menurutnya, para karyawan yang berada di lokasi langsung berupaya melakukan pemadaman awal guna mencegah api merembet ke bangunan utama perusahaan dan area kerja karyawan.
Tidak lama setelah menerima laporan, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Aru mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu truk tangki air ke lokasi kejadian.
Petugas pemadam bersama puluhan karyawan berjibaku memadamkan kobaran api yang terus membesar. Setelah hampir satu jam proses pemadaman berlangsung, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya.
Bangunan cold storage serta fasilitas utama perusahaan berhasil diselamatkan. Namun satu unit dump truck operasional milik perusahaan hangus terbakar dan mengalami kerusakan berat.
Pasca kejadian, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, turut meninjau lokasi kebakaran. Ia memastikan situasi telah aman dan meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan industri yang menyimpan material mudah terbakar.
Hingga kini, pihak manajemen CV Bobby Arafura Industri masih melakukan pendataan dan perhitungan terkait total kerugian materiil yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut.
DMS











