Masohi, Maluku Tengah (DMS) – Menjelang pelaksanaan Banda Heritage Festival 2025, sorotan kini mengarah pada kondisi infrastruktur jalan di Kepulauan Banda. Pemerintah daerah diminta segera melakukan pembenahan, terutama pada ruas jalan di Banda Besar dan Banda Naira yang menjadi titik kunjungan utama wisatawan.
Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Intan Nasri, kepada tim DMS Media Group mengungkapkan bahwa sejumlah ruas jalan di Banda Besar berada dalam kondisi rusak berat.
“Banyak ruas jalan di Banda Besar sudah rusak parah. Pemerintah provinsi maupun kabupaten harus segera turun tangan dan mengalokasikan anggaran perbaikan demi kenyamanan para wisatawan,”tegasnya.
Ia menambahkan, sebagai kawasan unggulan pariwisata, kondisi jalan seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah.
“Banda ini ikon pariwisata Maluku. Kalau jalan saja rusak, itu bisa memberi kesan buruk bagi wisatawan yang datang,” ujarnya.
Sebagai putri daerah Banda, Intan juga menyoroti status kewenangan sejumlah infrastruktur jalan yang sebagian berada di bawah pemerintah kabupaten, sementara lainnya menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Ini soal koordinasi. Kalau koordinasi tidak berjalan baik, penanganan kerusakan jalan pasti lambat. Pemerintah harus duduk bersama dan memastikan semua ruas ditangani secara menyeluruh,” katanya.
Selain persoalan tersebut, masalah serupa juga ditemukan pada ruas jalan menuju Rumah Sakit Umum di Banda Naira. Menurut Intan, perbaikan akses menuju fasilitas kesehatan harus menjadi prioritas utama.
“Jalur menuju rumah sakit itu akses vital. Bukan hanya untuk pasien, tetapi untuk keseluruhan pelayanan kesehatan masyarakat. Perbaikannya tidak boleh ditunda,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh pemangku kepentingan lebih serius memberi perhatian, bukan hanya karena Banda akan menjadi pusat aktivitas wisata dalam waktu dekat, tetapi juga karena Banda merupakan ikon pariwisata Maluku yang membutuhkan pembenahan menyeluruh.DMS











