Berita Ambon – Direncanakan bulan April mendatang seluruh tempat usaha karoke akan di buka kembali ,namun tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan sehingga tidak terjadi klaster baru di tempat – tempat usaha karoke di Kota Ambon.
Hal tersebut di sampaikan walikota Ambon Richard Lohenapessy saat di wawancarai sejumlah wartawan di Balai kota Ambon Jumat 19/03/2021, menyikapi hampir satu tahun tempat usaha karaoke di kota Ambon tutup seiring dengan dikeluarkannya Perwali dan di kuti dengan penerapan PSBB oleh pemerintah kota Ambon.
Dijelaskan walikota, ruang semakin di buka sesuai dengan kondisi kota Ambon yang semakin kondusif dari COVID-19, akan tetapi tetap penerapan protokol kesehatan secara ketat COVID-19, sehingga dapat dijalankan secara teratur agar dapat dikendalikan dengan baik.
Dirinya mengatakan pemerintah ingin sekali membantu masyarakat untuk kembali membuka tempat – tempat usaha yang selama ini di tutup karena pandemic COVID-19,namun penerapan protokol kesehatan akan tetap di jaga sehingga tidak terjadi klaster baru penyebaran COVID-19 yang akan kembali mempersulit pemerintah dalam menangani masalah tersebut.
Dirinya mencontohkan beberapa pengusaha karoke yang telah mengajukan permintaan ke pemerintah untuk kembali membuka tempat usaha mereka, akan tetapi sebelumnya akan di lakukan rapat antara pengusaha dengan dinas pariwisata sehingga pada saat di buka nantinya protokol kesehatan tetap di jaga.
Louhenapessy menambahkan direncanakan awal bulan April tempat hiburan malam yakni karaoke akan di buka kembali akan tetapi petugas akan memeriksa setiap karaoke guna mengatahui, jika tempat karaoke tersebut memenuhi persyaratan maka akan di izinkan sementara yang dinilai tidak memenuhi persyaratan tidak akan diberikan izin untuk dibuka.
Walikota berharap dengan nantinya dibuka kembali sejumlah tempat hiburan malam yakni karaoke , maka dapat membangkitkan kembali roda perekonomian di kota Ambon.
“Jadi Saya sudah tugaskan dinas Pariwisata itu untuk segera mengadakan rapat koordinasi dengan mereka , mereka sudah ajukan Cuma kita betul – betul perhatikan protokol kesehatan, dengen dibuka maka dapat bangkitkan kembali perekonomia” Ujar Walikota.
Lebih lanjut dikatakan walikota, sebelum kembali beroperasi setiap karoke harus mematuhi beberapa persyaratan semisalnya seluruh petugas dan karyawan karaoke yang bekerja melayani harus di vaksin , setiap tamu yang datang di tes suhu, kemudian mic yang di gunakan harus selalu diganti sarungnya setiap kali ada yang mengunakan, dan pemilik karaoke wajib menyediakan hand sanitizer dan seluruh ruangan harus di sterilkan dengan disinfektan sebelum di gunakan.DMS











