Istanbul (DMS) – Amerika Serikat diduga secara diam-diam mengumpulkan informasi terkait instalasi militer di Greenland, termasuk pelabuhan dan pangkalan udara. Dugaan ini terungkap dalam laporan harian Denmark, Berlingske, pada Minggu.
Berdasarkan dokumen Kementerian Pertahanan Denmark yang dilihat Berlingske, sejumlah pejabat menyatakan kekhawatiran atas upaya Amerika Serikat yang dilakukan sejak tahun lalu untuk memperoleh data tersebut dari otoritas Denmark secara tidak resmi dan tanpa sepengetahuan pemerintah di Kopenhagen.
Karena posisi Greenland yang dinilai sangat strategis, Kementerian Pertahanan Denmark segera melaporkan langkah Amerika Serikat tersebut kepada otoritas terkait.
Greenland, wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark, selama ini menjadi perhatian Washington karena letaknya yang strategis di kawasan Arktik serta kekayaan sumber daya alamnya. Amerika Serikat juga kerap mengaitkan kepentingannya di wilayah tersebut dengan alasan keamanan, seiring meningkatnya aktivitas Rusia dan China di kawasan Arktik.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya berulang kali menyatakan bahwa Greenland penting bagi keamanan nasional AS dan menilai wilayah itu tidak boleh jatuh ke tangan Rusia maupun China.
Namun, Denmark dan pemerintah Greenland secara konsisten menolak wacana penjualan wilayah tersebut kepada Amerika Serikat. Keduanya menegaskan kedaulatan Denmark atas Greenland yang merupakan pulau terbesar di dunia.
DMS/AC











