Moskow (DMS) — Amerika Serikat dilaporkan memindahkan sedikitnya tiga pesawat Angkatan Udara dari Jerman ke kawasan Timur Tengah dalam dua hari terakhir, berdasarkan data pelacak penerbangan Flightradar24.
Data tersebut menunjukkan sebuah pesawat tanker Boeing KC-135R Stratotanker mendarat di Qatar pada Minggu malam waktu setempat, diduga berangkat dari Pangkalan Udara Ramstein di Jerman. Selain itu, pesawat angkut militer Boeing C-17A Globemaster III mendarat di Kuwait pada Sabtu, sementara satu pesawat C-17A lainnya yang lepas landas dari Pangkalan Udara Spangdahlem tercatat menghilang dari radar di wilayah selatan Kuwait.
AS juga mengerahkan pesawat angkut Lockheed Martin C-130J Hercules dari Bahrain menuju wilayah tengah Kuwait. Sebuah pesawat tanker KC-135R lainnya dilaporkan mendarat di Qatar pada 25 Januari.
Langkah ini sejalan dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump pada 22 Januari yang menyebut kapal-kapal Angkatan Laut AS sedang bergerak ke arah Iran “untuk berjaga-jaga.” Sebelumnya, Trump juga menyatakan belum dapat memastikan kemungkinan intervensi militer di masa depan.
Media Wall Street Journal sebelumnya melaporkan pengerahan jet tempur F-15E, kapal induk USS Abraham Lincoln, serta tambahan sistem pertahanan udara Patriot dan THAAD ke kawasan Timur Tengah.











