Ternate (DMS) – Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, serta Pemerintah Kota Ternate menyalurkan bantuan logistik bagi korban gempa di Pulau Batang Dua.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan bantuan tersebut berasal dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Pemprov Maluku Utara, dan Pemkot Ternate, yang didistribusikan menggunakan Kapal KN SAR 237 Pandudewanata.
“Bantuan yang dibawa ke Pulau Batang Dua merupakan bantuan dari Wapres, Pemprov Malut, dan Pemkot Ternate dengan menggunakan Kapal KN SAR 237 Pandudewanata,” ujar Iwan di Ternate, Minggu.
Ia juga mendampingi Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, serta Wakil Gubernur Sarbin Sehe yang meninjau langsung lokasi terdampak gempa di Batang Dua bersama jajaran Forkopimda. Rombongan menggunakan kapal cepat Expres Cantika untuk mencapai wilayah tersebut.
Iwan menjelaskan, bantuan dari Wakil Presiden berupa 500 paket logistik yang berisi beras, gula pasir, dan minyak goreng.
Selain itu, bantuan dari Pemprov Maluku Utara, Pemkot Ternate, BNPB, Dinas Sosial, Baznas, Dinas Pangan, serta instansi terkait lainnya mencapai sekitar 9 ton. Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, mi instan, telur, kasur, popok bayi, hingga makanan siap saji.
Sementara itu, Gubernur Sherly menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penanganan pascabencana. Ia turun langsung ke lokasi pengungsian dan berdialog dengan warga terdampak untuk mendengar kebutuhan mereka.
Setelah menerima berbagai masukan, pemerintah daerah berjanji segera melakukan perbaikan terhadap kerusakan yang terjadi akibat gempa, termasuk infrastruktur penting seperti pelabuhan, jembatan, dan jalan di wilayah Batang Dua.
Upaya ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi masyarakat serta memastikan kebutuhan dasar para korban gempa dapat terpenuhi dengan baik.











