Medan (DMS) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang terjadi di kawasan lereng barat dan pantai barat Sumatera Utara pada Selasa (10/3), karena dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I, Budi Hutasoit, mengatakan masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang.
“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang di pantai barat dan lereng barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor,” ujar Budi di Medan, Senin.
Ia menjelaskan, secara umum kondisi cuaca di Sumatera Utara pada Selasa pagi diperkirakan berawan. Namun, beberapa daerah berpotensi mengalami hujan ringan, antara lain di Kabupaten Langkat, Kepulauan Nias, dan Kabupaten Mandailing Natal.
Sementara itu, pada siang hingga sore hari cuaca diprediksi tetap berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di beberapa daerah, di antaranya Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Kabupaten Tapanuli Utara dan sekitarnya.
Pada malam hari, cuaca diperkirakan masih berawan dengan peluang hujan ringan di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi pada dini hari, dengan potensi hujan ringan di beberapa daerah.
BMKG mencatat suhu udara di wilayah Sumatera Utara berkisar antara 13 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 67 hingga 100 persen. Sementara itu, angin diperkirakan bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan sekitar 3 hingga 7 kilometer per jam.











