Berita SBB,Piru – Klasis Seram Barat menggelar Persidangan ke-50, berlangsung di gedung Gereja Nehemia, Jemaat GPM Kaibobo, Minggu (26/03) diawali Ibadah Minggu dipimpin Pdt, J Colins.
Persidangan ke-50 Klasis Seram Barat, sesuai agenda berlangsung selama dua hari 26-27 Maret 2023.
Peresmian persidangan ditandai dengan pemukulan tifa oleh MPH Sinode GPM Pdt.J Colins didampingi Camat Seram Barat, Bertje Akollo, Ketua MUI sekaligus ketua FKUB SBB Samwil Nurlette dan Ketua Klasis Seram Barat Pdt. Reny Haliwela.
MPH Sinode GPM Pdt.J.Colins menyampaikan tujuh arahan untuk dipedomani dalam merumuskan program pelayanan Klasis yakni, pemutahiran data melalui aplikasi MSIPT untuk menyusun perencanaan baru PIP-RIPP 2025-2035.
Kedua meningkatkan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap semua bentuk pelayanan gereja dengan melibatkan potensi warga gereja profesi. Ketiga gereja perlu mengantisipasi perubahan konstelasi ekonomi nasional dan global, serta komitmen untuk memelihara ekosistim melalui ekonomi ramah lingkungan.
Diharapkan GK3M atau gerakan keluarga menanam, melaut, memasarkan tetap diimplementasi sebagai gerakan gerejawi. Harapan MPH warga Gereja tetap menjaga keseimbangan bumi sebagai sacramentum Tuhan dan perut bumi sebagai kandungan ilahi.
Harapan ke-lima yaitu tetap menjaga soliditas gereja sebagai satu tubuh kristus, dengan menghindari pemahaman sempit sektoralisme, jemaatsentrisme. Selanjutnya gereja harus membangun komunitas harapan atau komunitas penyembuh ditengah berbagai masalah dan penderitaan.
Dan memelihara kasih persaudaraan dengan semua orang dan kerjasama dengan pemerintah. Serta hidup dalam keramahan tanpa membedakan agama, suku ras dan bahasa.
Ketua Klasis Seram Barat, Pdt.Reny Haliwela menyebutkan, program pelayanan di Klasis Seram Barat masih bertumpu pada tema sentral GPM “Beritakanlah Tahun Rahmat Tuhan Sudah Datang dan Kerjakanlah Keselamatanmu“.
Dikatakan beberapa isu sosial kemasyarakatan masih menjadi perhatian gereja dalam praksis pelayanan Klasis Seram Barat diantaranya, isu kesehatan, pemberdayaan, dampak transformasi IT dan digitalisasi, demikian juga program dialog lintas denominasi gereja
Pelestarian lingkungan (Kalesang Negeri) terutama memanfaatkan lahan tidur dan pekarangan untuk memperkuat kedaulatan pangan melalui gerakan menanam menghadapi krisis, pangan, termasuk krisis Global, energy, ekologi dan politik menjadi fokus pelayanan di Klasis itu.
Sementara Pj Bupati Andi Chandra dalam sambutan dibacakan Camat Seram Bagian Barat, Bertje Akollo menyampaikan apresiasi atas terselanggaranya acara persidangan dimaksud.
Dikatakan, Persidangan Klasis menjadi momentum penting bagi gereja untuk meretas berbagai program keumatan dan keberlangsungan pelayanan gereja.
Diakui krisis multi dimensional yang melanda negara dan daerah hingga saat ini masih dirasakan dampaknya. Belum lagi permasalahan sosial kemasyarakatan. Untuk itu perlunya pembinaan yang lebih intensif dalam kehidupan bermasyarakat, beragama dan bernegara.
Pj Bupati juga menekankan pentingnya program pemberdayaan umat diselaraskan dengan program pemerintah, sebagai upaya penguatan ekomomi masyarakat menghadapi berbagai ancaman krisis nasional dan global.
Sementara itu Ketua Panitia Persidangan ke-50 Klasis Seram Barat Chorneles Matinahoru menjelaskan, sebelum persidangan resmi digelar, diawali dengan kegiatan Pra Sidang, pada Sabtu (25/03).
Kegiatan pra sidang merumuskan berbagai program unggulan untuk nantinya dibahas dan ditetapkan dalam sidang-sidang komisi menjadi program pelayanan Klasis Seram Barat Tahun 2023.
Persidangan kali ini diikuti 120 peserta dari 19 Jemaat se-Klasis Seram Barat dan 85 lainya merupakan peserta luar biasa.
Diketahui Jemaat GPM Kaibobo dua tahun belakangan ini, berhasil menyelenggarakan kegiatan gerejawi secara berturut-turut yakni peresmian gedung Gereja Nehemia pada tanggal 25 September 2022 .
Hanya berselang sebulan, Jemaat Kaibobo, dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggara MPP-AMGPM ke-34 berlangsung 23 hingga 28 Oktober 2022, serta Persidangan ke-50 Klasis Seram Barat 2023.
Masih dalam tahun yang sama, Jemaat Kaibobo juga dipercayakan sebagai tuan rumah perhelatan MPPD-AMGPM ke-32 Daerah Seram Barat, dijadwalkan berlangsung Desember mendatang.
Selain dihadiri MPH Sinode GPM, Ketua dan MPK Klasis Seram Barat, Camat Seram Barat, juga dihadiri Ketua MUI sekaligus Ketua FKUB SBB Samwil Nurlette, Kapolres SBB AKBP Dennie Andreas Dharmawan serta undangan lainnya.DMS











