Berita Maluku Terkini Hari Ini
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Berita Maluku Terkini - Radio DMS
No Result
View All Result

Bukan Asing atau Warga RI: Ini Pemilik Terbesar Surat Utang RI

Radio DMS 1027FM by Radio DMS 1027FM
Tuesday, 30 December 2025
in Ekonomi
0
Bukan Asing atau Warga RI: Ini Pemilik Terbesar Surat Utang RI

ilustrasi menabung

Jakarta (DMS) – Sepanjang tahun ini kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) oleh tiga kelompok investor mencatatkan pergerakan yang beragam.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa kepemilikan SBN oleh perbankan meningkat signifikan sepanjang 2025 dan sempat mencapai titik tertinggi pada November sebelum terkoreksi di akhir Desember 2025.

Berita Lainnya

Harga Emas UBS, Galeri24 dan Antam Naik pada Sabtu

Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp15.000 per Gram

Di sisi lain, kepemilikan investor asing cenderung fluktuatif, sempat naik pada pertengahan tahun seiring membaiknya arus modal, namun kembali melemah menjelang akhir tahun. Sementara itu, kepemilikan investor ritel bergerak lebih stabil, namun mengalami penurunan bertahap pada paruh kedua 2025.

Perubahan pola kepemilikan tersebut terjadi di tengah dinamika pasar keuangan global pada 2025, termasuk penguatan dolar AS pada beberapa periode, perubahan ekspektasi kebijakan moneter, serta pergeseran strategi penempatan dana oleh pelaku pasar domestik.

Kepemilikan SBN oleh Perbankan

Sepanjang tahun ini, kepemilikan SBN oleh perbankan mengalami kenaikan yang cukup besar. Pada akhir 2024, bank memiliki SBN sekitar Rp1.051 triliun. Nilai tersebut kemudian meningkat dan sempat mencapai level tertinggi di tahun ini pada November, yakni di kisaran Rp1.458 triliun.

Meski di penghujung tahun kepemilikannya sedikit mengalami penurunan, per 24 Desember 2025 posisi kepemilikan SBN oleh perbankan masih berada di sekitar Rp1.348 triliun. Secara total dalam setahun, kepemilikan bank di SBN meningkat sekitar Rp297 triliun, atau setara dengan pertumbuhan sekitar 28,3% secara tahunan (YoY).

Adapun secara persentase, porsi kepemilikan SBN oleh perbankan juga tercatat meningkat seiring kenaikan nominalnya. Hingga data terakhir Desember 2025, persentase kepemilikan SBN oleh perbankan berada di 20,54%. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan posisi di akhir 2024, ketika porsinya tercatat sebesar 17,41%.

Kepemilikan SBN oleh Investor Asing

Sepanjang tahun ini, pergerakan kepemilikan SBN oleh investor asing cenderung fluktuatif, namun secara tahunan berada di level yang relatif mendekati posisi akhir tahun sebelumnya. Pada akhir 2024, kepemilikan asing di SBN tercatat berada di kisaran Rp876 triliun. Nilai tersebut sempat meningkat pada pertengahan 2025, sebelum kemudian kembali menurun menjelang penutupan tahun.

Hingga data terakhir per 24 Desember 2025, kepemilikan asing berada di sekitar Rp878 triliun. Dengan demikian, secara total dalam setahun, kepemilikan asing di SBN hanya mengalami kenaikan tipis sekitar Rp2 triliun, atau setara dengan pertumbuhan sekitar 0,2% secara tahunan (YoY).

Dari sisi persentase, porsi kepemilikan SBN oleh investor asing justru tercatat menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Pada akhir 2024, porsi kepemilikan asing berada di level 14,52%, sementara pada Desember 2025 porsinya turun menjadi 13,37%. Penurunan tersebut mencerminkan bahwa meskipun secara nominal relatif stabil, kontribusi asing terhadap total kepemilikan SBN secara keseluruhan menyusut pada 2025.

Sebagai catatan, porsi kepemilikan asing di SBN di Desember juga tercatat menjadi level terendah sejak Januari 2007 atau dalam 18 tahun terakhir. Yang mana pada kala itu, kepemilikan asing tercatat sebesar 12,94%.

Kepemilikan SBN oleh Investor Ritel

Untuk investor ritel, perubahan kepemilikan SBN sepanjang 2025 menunjukkan kecenderungan sedikit lebih rendah dibandingkan posisi akhir tahun sebelumnya. Pada akhir 2024, kepemilikan ritel berada di Rp542 triliun. Nilai tersebut sempat meningkat pada paruh pertama 2025, sebelum kemudian kembali turun menjelang akhir tahun.

Pada data per 24 Desember 2025, kepemilikan ritel tercatat berada di sekitar Rp537 triliun. Secara total dalam setahun, kepemilikan ritel di SBN mengalami penurunan sekitar Rp5 triliun, atau setara dengan koreksi sekitar -0,9% secara tahunan.

Dari sisi persentase, porsi kepemilikan ritel juga menunjukkan penurunan seiring pelemahan secara nominal. Pada akhir 2024, persentase kepemilikan ritel berada di kisaran 8,98%, sementara pada Desember 2025 posisinya turun menjadi 8,18%. Dengan demikian, secara tahunan porsi kepemilikan ritel di SBN mengalami penurunan sekitar 0,8 poin persentase.DMS/DC/CNBC

Tags: #pemilikAsingNegaraRISuratUtangWarga
Previous Post

Konten ‘AI Slop’ Makin Merajalela di YouTube, Raup Rp 1,9 Triliun Setahun

Next Post

Kapolri Menanggapi Soal Anggapan ‘No Viral, No Justice’

Berita Terkait

Harga Emas UBS, Galeri24 dan Antam Naik pada Sabtu
Ekonomi

Harga Emas UBS, Galeri24 dan Antam Naik pada Sabtu

Saturday, 4 July 2026
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram
Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram

Friday, 3 July 2026
Harga Emas UBS, Galeri24 dan Antam Naik pada Sabtu
Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Rp15.000 per Gram

Thursday, 2 July 2026
Awal Juli, Harga Emas Galeri24 dan UBS Turun
Ekonomi

Awal Juli, Harga Emas Galeri24 dan UBS Turun

Wednesday, 1 July 2026
Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Turun
Ekonomi

Harga Emas Galeri24 dan UBS Kompak Turun

Tuesday, 30 June 2026
Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram
Ekonomi

Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram

Monday, 29 June 2026
Next Post
Kapolri Menanggapi Soal Anggapan ‘No Val, No Justice’

Kapolri Menanggapi Soal Anggapan ‘No Viral, No Justice’

STREAMING


Download Aplikasi Radio DMS
Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon

 

Berita Maluku Terkini – Radio DMS

Portal berita yang menyediakan berita ambon, berita maluku, berita maluku hari ini, dan berita ambon hari ini aktual dan terpercaya.

MEDIA GROUP

  • DMS 102,7 FM Ambon
  • Carang TV Ambon
  • Duta 90,9 FM Ambon
  • Duta 98,7 FM Masohi
  • Ambon 96,8 FM Ambon

ALAMAT RADIO DMS

Studio & Kantor

JL. AY. PATTY No. 21, Lt. 2 AMBON, MALUKU 97124
Telp. : 0911-353325, 341900, 353329
Fax. : 0911-347423
Email : marketing@radiodms.com / emahaly@yahoo.com

 

 

  • Disclaimer
  • DMS MEGA Hits
  • DMS Trend 21
  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Station Radio Di Ambon
  • Tentang Kami

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.