Jakarta (DMS) – Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) yang dipantau melalui laman Logam Mulia pada Senin pagi mengalami penurunan sebesar Rp15.000 per gram. Harga emas kini berada di level Rp2.645.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya Rp2.660.000 per gram.
Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback) emas batangan Antam. Pada perdagangan Senin pukul 09.24 WIB, harga buyback tercatat sebesar Rp2.360.000 per gram.
Meski demikian, harga emas batangan Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga emas di pasar global maupun kebijakan perusahaan.
Dalam setiap transaksi penjualan emas batangan, konsumen dikenakan potongan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017 yang berlaku untuk seluruh jenis emas dengan gramasi mulai dari 1 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.
Untuk transaksi penjualan kembali emas batangan kepada PT Antam Tbk dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP.
PPh Pasal 22 atas transaksi buyback tersebut dipotong langsung dari total nilai pembelian kembali yang diterima penjual.
Sementara itu, untuk pembelian emas batangan, pemerintah juga mengenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti pemotongan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Adapun rincian harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan yang tercatat di laman Logam Mulia pada Senin pagi adalah sebagai berikut:
- Emas 0,5 gram: Rp1.372.500
- Emas 1 gram: Rp2.645.000
- Emas 2 gram: Rp5.230.000
- Emas 3 gram: Rp7.820.000
- Emas 5 gram: Rp13.000.000
- Emas 10 gram: Rp25.945.000
- Emas 25 gram: Rp64.737.000
- Emas 50 gram: Rp129.395.000
- Emas 100 gram: Rp258.712.000
- Emas 250 gram: Rp646.515.000
- Emas 500 gram: Rp1.292.820.000
- Emas 1.000 gram: Rp2.585.600.000
Penurunan harga pada awal pekan ini membuat harga emas Antam kembali bergerak di bawah level Rp2,66 juta per gram setelah sebelumnya sempat bertahan di kisaran tersebut.
DMS/AC










