Jakarta (DMS) – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Sabtu pagi. Berdasarkan data yang dipantau dari laman resmi Logam Mulia pada pukul 09.08 WIB, harga emas Antam turun Rp5.000 per gram menjadi Rp2.668.000 dari sebelumnya Rp2.673.000 per gram.
Penurunan tersebut melanjutkan tren pelemahan harga emas Antam yang terjadi sejak 18 Juni lalu. Selain harga jual, nilai beli kembali (buyback) emas batangan Antam juga mengalami penurunan dan kini berada di level Rp2.401.000 per gram.
Harga emas yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar dan kebijakan perusahaan.
Dalam transaksi emas batangan, pemerintah menerapkan ketentuan perpajakan sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Ketentuan tersebut berlaku untuk seluruh jenis emas batangan dengan ukuran mulai dari 1 gram hingga 1.000 gram atau satu kilogram.
Untuk transaksi penjualan kembali (buyback) emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nilai lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima pelanggan.
Sementara itu, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi pembeli yang tidak memiliki NPWP. Setiap transaksi pembelian emas akan disertai bukti pemotongan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Berikut daftar harga emas batangan Antam terbaru:
- Emas 0,5 gram: Rp1.384.000
- Emas 1 gram: Rp2.668.000
- Emas 2 gram: Rp5.276.000
- Emas 3 gram: Rp7.889.000
- Emas 5 gram: Rp13.115.000
- Emas 10 gram: Rp26.175.000
- Emas 25 gram: Rp65.312.000
- Emas 50 gram: Rp130.545.000
- Emas 100 gram: Rp261.012.000
- Emas 250 gram: Rp652.265.000
- Emas 500 gram: Rp1.304.320.000
- Emas 1.000 gram (1 kilogram): Rp2.608.600.000
Dengan penurunan harga yang kembali terjadi pada hari ini, pelaku pasar dan investor emas masih mencermati perkembangan kondisi ekonomi global yang dapat memengaruhi pergerakan harga logam mulia dalam beberapa waktu ke depan.
DMS/AC











