Jakarta (DMS) – Inter Milan kian kokoh di puncak klasemen Liga Italia musim 2025/26 setelah meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Parma pada laga yang digelar di Stadion Ennio Tardini, Kamis dini hari WIB. Hasil ini mempertegas dominasi Nerazzurri sekaligus memperpanjang tren positif mereka di kompetisi domestik.
Dua gol kemenangan Inter dicetak oleh Federico Dimarco pada penghujung babak pertama dan Marcus Thuram pada menit-menit akhir pertandingan. Tambahan tiga poin membuat Inter kini mengoleksi 42 poin dari 18 pertandingan, unggul empat angka dari rival sekota AC Milan yang menempati posisi kedua klasemen. Sementara itu, Parma harus puas tertahan di peringkat ke-15 dengan raihan 18 poin.
Sejak menit awal, Inter langsung mengambil inisiatif serangan. Duet Lautaro Martinez dan Francesco Esposito di lini depan kerap merepotkan barisan pertahanan tuan rumah. Penguasaan bola dan intensitas tekanan Inter membuat Parma lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-42. Federico Dimarco sukses memanfaatkan umpan matang dari Francesco Esposito dan melepaskan tembakan keras ke sudut sempit gawang Parma yang dikawal Edoardo Corvi. Gol tersebut sempat dianulir wasit karena dugaan offside, namun setelah peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR), keputusan diubah dan gol disahkan. Inter pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, skenario pertandingan tidak banyak berubah. Inter tetap mendominasi jalannya laga dengan sirkulasi bola cepat dan pressing tinggi. Beberapa peluang tercipta, salah satunya pada menit ke-67 ketika Petar Susic berhasil lolos dari kawalan dan berhadapan langsung dengan Corvi. Namun, sepakan gelandang Inter tersebut masih melenceng tipis dari sasaran.
Kesulitan menambah gol membuat pelatih Inter melakukan sejumlah perubahan. Marcus Thuram dimasukkan pada menit ke-79 menggantikan Francesco Esposito untuk menambah daya gedor. Di sisi lain, Parma mencoba meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan, meski masih kesulitan menembus solidnya pertahanan tim tamu.
Drama sempat terjadi di masa tambahan waktu. Pada menit ke-94, Ange-Yoann Bonny berhasil menjebol gawang Inter. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit menilai bola lebih dahulu mengenai tangan Marcus Thuram dalam proses terjadinya gol.
Inter akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-98. Marcus Thuram menerima umpan lambung akurat dari Nicolo Barella, lolos dari kawalan bek Parma, lalu dengan tenang mencungkil bola melewati Corvi. Gol tersebut sekaligus menutup laga dengan skor 2-0 untuk kemenangan Inter.
Kemenangan ini menjadi yang keenam secara beruntun bagi Inter Milan di liga, memperlihatkan konsistensi dan kedalaman skuad yang dimiliki. Di sisi lain, Parma perlu segera berbenah untuk menjauh dari zona bawah klasemen pada paruh musim ini.
Susunan Pemain
Parma: Edoardo Corvi; Sascha Britschgi, Enrico Del Prato, Alessandro Circati, Emanuele Valeri; Mandela Keita (Benjamin Cremaschi 86’), Adrian Bernabe (Nahuel Estevez 75’), Oliver Sorensen; Gaetano Oristanio (Pontus Almqvist 62’), Mateo Pellegrino (Patrick Cutrone 75’), Jacob Ondrejka (Christian Nahuel Ordonez 62’).
Inter Milan: Yann Sommer; Yann Aurel Bisseck, Manuel Akanji, Carlos Augusto; Luis Henrique (Francesco Acerbi 85’), Petar Susic (Nicolo Barella 69’), Hakan Calhanoglu (Piotr Zieliński 69’), Henrikh Mkhitaryan, Federico Dimarco; Francesco Esposito (Marcus Thuram 79’), Lautaro Martinez (Ange-Yoann Bonny 84’).
DMS/AC











