Jakarta (DMS) – Perayaan Tahun Baru Imlek di kawasan Kota Tua Jakarta kembali diramaikan dengan gelaran “Jakarta Light Festival” bertema Chinese New Year Edition, Senin malam.
Acara yang dipusatkan di Taman Fatahillah atau area Museum Fatahillah itu berlangsung mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Puncak acara berupa pertunjukan video mapping dijadwalkan pada pukul 19.15 WIB.
Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta, Denny Aputra, mengatakan pertunjukan tersebut akan menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang memadati kawasan bersejarah tersebut.
Video mapping merupakan teknik proyeksi visual menggunakan cahaya untuk mengubah permukaan objek tiga dimensi, seperti bangunan atau panggung, menjadi layar dinamis. Efek visual yang dihasilkan menciptakan ilusi optik seolah-olah bangunan bergerak atau berubah bentuk.
Selain pertunjukan cahaya, perayaan juga dimeriahkan atraksi barongsai, tarian tradisional, serta penampilan grup musik Hijau Daun dan Mata Band.
Rangkaian perayaan Imlek ini berlangsung selama dua hari, yakni Senin dan Selasa (17/2).
Tak hanya di Kota Tua, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menggelar berbagai acara Imlek di sejumlah lokasi lain, seperti Monas dengan atraksi serupa dan air mancur menari pada 16–17 Februari 2026. Selain itu, ada Festival Imlek Jakarta di Bundaran Hotel Indonesia, Festival Pecinan Jakarta di Taman Mini Indonesia Indah, Harmoni Jakarta di Blok M Hub, hingga Festival Klenteng Jakarta.











