Lubuk Basung (DMS) – Ruas jalan nasional yang menghubungkan Padang, Sumatera Barat, dengan Medan, Sumatera Utara, sempat tertutup material longsor di wilayah Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Rabu pagi.
Longsor terjadi tepatnya di kilometer 32, Jorong Sariak Laweh, Nagari Nan Limo, sehingga menyebabkan badan jalan tertimbun dan tidak dapat dilalui kendaraan. Akibatnya, arus lalu lintas sempat lumpuh dan menimbulkan antrean panjang kendaraan di lokasi kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, menjelaskan bahwa longsor menutup badan jalan sepanjang sekitar 20 meter dengan ketinggian material mencapai 1,5 meter. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.15 WIB setelah kawasan itu diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.
“Jalan tidak bisa dilalui setelah badan jalan di Kelok 32 tertimbun material tanah longsor,” ujarnya.
Untuk menangani kondisi tersebut, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) langsung mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsoran yang menutupi jalan.
“Saat ini alat berat milik BPJN sudah bekerja membersihkan tanah yang menutup akses jalan,” katanya.
Setelah proses pembersihan berlangsung, arus lalu lintas mulai kembali dibuka pada pukul 10.30 WIB. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas, meskipun masih diberlakukan sistem buka-tutup.
Petugas dari Polsek Palupuh juga dikerahkan ke lokasi untuk mengatur kelancaran arus kendaraan dan menghindari kemacetan yang lebih parah.
Rahmat mengimbau para pengendara agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, mengingat kawasan itu rawan longsor, terutama saat curah hujan tinggi.
“Tingkatkan kewaspadaan saat melewati daerah tersebut, khususnya ketika hujan dengan intensitas tinggi,” ujarnya.
DMS/AC











