Amahai, Maluku Tengah (DMS) – Hingga H-5 menjelang Hari Raya Natal, kondisi arus mudik di dua pelabuhan utama di Maluku Tengah, yakni Pelabuhan Amahai dan Pelabuhan Tulehu, masih terpantau normal. Baik keberangkatan maupun kedatangan penumpang yang menggunakan armada kapal cepat belum menunjukkan adanya lonjakan signifikan.
Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Amahai, Abdul Razak Kelrey, mengatakan berdasarkan hasil pantauan hingga Sabtu (20/12/2025), aktivitas penumpang di Pelabuhan Amahai masih dalam kondisi stabil.
“Untuk satu kali keberangkatan kapal dengan kapasitas sekitar 400 penumpang, saat ini baru terisi sekitar 200 penumpang. Ini menunjukkan bahwa arus mudik masih relatif normal,” ujar Abdul Razak Kelrey.
Meski demikian, ia memperkirakan peningkatan jumlah penumpang akan mulai terjadi pada H-3 hingga H-1 menjelang Natal. Oleh karena itu, pihak KUPP Amahai telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna menghadapi kemungkinan lonjakan penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Kami sudah menyiapkan pola pengaturan keberangkatan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pelayanan tetap berjalan aman dan lancar,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Kepala Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPLP) Tulehu, Mira Kaimudin. Menurutnya, hingga saat ini kondisi arus penumpang di Pelabuhan Tulehu juga masih relatif normal, tanpa adanya lonjakan signifikan pada sejumlah rute pelayaran.
“Untuk saat ini, jumlah penumpang masih dalam batas normal. Namun kami memperkirakan lonjakan kemungkinan terjadi pada H-2 dan H-1 menjelang Natal,” kata Mira.
Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan kapal cadangan sebagai langkah antisipasi jika terjadi peningkatan jumlah penumpang yang cukup tinggi.
“Kapal cadangan sudah disiapkan agar jika terjadi lonjakan, pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal dan tidak terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama bagi yang bepergian bersama keluarga, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan.
Sebagaimana diketahui, pada momen Natal dan Tahun Baru, mobilitas masyarakat dari berbagai daerah di Maluku cenderung meningkat. Sebagian besar penumpang melakukan perjalanan untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga di kampung halaman.DMS











