Jakarta (DMS) – Kebakaran melanda rumah kontrakan tiga pintu di Jalan Pisangan Lama RT 005/RW 02, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Sabtu siang. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh kebocoran gas saat salah satu penghuni sedang memasak.
Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengatakan kebakaran terjadi di rumah kontrakan tiga pintu milik seorang warga bernama Rudi dengan luas bangunan sekitar 60 meter persegi.
“Kebakaran rumah kontrakan tiga pintu milik Bapak Rudi dengan luas sekitar 60 meter persegi diduga disebabkan oleh kebocoran gas,” kata Abdul Wahid saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 13.36 WIB dari seorang warga bernama Annisa. Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi kejadian.
Menurut Abdul, peristiwa bermula ketika salah satu penghuni kontrakan sedang memasak lontong di dapur. Diduga terjadi kebocoran pada tabung atau saluran gas yang kemudian memicu api membesar dan dengan cepat menyambar bagian rumah kontrakan.
Api sempat merambat dan membakar sebagian bangunan sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak empat kepala keluarga dengan total 15 jiwa terdampak. Hingga kini, besaran kerugian akibat kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Untuk memadamkan api, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran dengan total 45 personel.
Unit pemadam pertama tiba di lokasi pada pukul 13.45 WIB dan operasi pemadaman langsung dimulai satu menit kemudian, yakni pukul 13.46 WIB.
Petugas berhasil melokalisir api pada pukul 13.53 WIB sehingga kebakaran tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Setelah itu, proses pendinginan dilakukan mulai pukul 14.05 WIB.
“Api berhasil dipadamkan oleh petugas dan operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 14.20 WIB. Situasi di lokasi kini sudah dapat dikendalikan,” ujar Abdul Wahid.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, petugas masih melakukan pendataan terhadap warga terdampak serta memastikan lokasi benar-benar aman dari potensi api kembali menyala.
Pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan kompor gas, terutama ketika memasak, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.











