Jakarta (DMS) – Keseimbangan hormon memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan perempuan, tidak hanya terkait siklus menstruasi, tetapi juga memengaruhi suasana hati, metabolisme, sistem pencernaan, hingga kesuburan.
Ketidakseimbangan hormon dapat memicu berbagai gangguan fisik dan psikologis, seperti siklus menstruasi tidak teratur, mudah lelah, jerawat, perut kembung, hingga perubahan berat badan yang tidak stabil.
Dikutip dari Hindustan Times, Sabtu (16/5), ahli nutrisi sekaligus pelatih kebugaran Neeraja Mehta menjelaskan bahwa beberapa jenis makanan dapat membantu menjaga keseimbangan hormon secara alami. Makanan tersebut antara lain sayuran hijau, yoghurt tanpa pemanis, kacang-kacangan, buah tinggi serat, hingga biji rami.
Sayuran Hijau
Sayuran berdaun hijau kaya akan serat, magnesium, folat, zat besi, serta antioksidan yang baik untuk tubuh. Jenis sayuran ini dapat diolah menjadi tumisan maupun sup untuk membantu memenuhi kebutuhan serat dan mikronutrien harian.
Menurut Neeraja, kandungan magnesium pada sayuran hijau sangat bermanfaat bagi perempuan yang mengalami stres, kelelahan, gangguan tidur, maupun gejala sindrom pramenstruasi (PMS).
Selain itu, sayuran hijau juga tidak memicu lonjakan gula darah secara cepat sehingga membantu menjaga metabolisme tubuh tetap stabil.
Yoghurt Tanpa Pemanis
Yoghurt tanpa pemanis mengandung probiotik yang berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan membantu pengaturan hormon dalam tubuh.
Neeraja menjelaskan bahwa hormon diproses serta didetoksifikasi melalui sistem pencernaan. Karena itu, probiotik dalam yoghurt dapat membantu mendukung fungsi pencernaan yang sehat dan optimal.
Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian menjadi sumber lemak sehat, protein, vitamin, dan mineral yang penting bagi tubuh.
Neeraja menyebutkan bahwa nutrisi tersebut dapat membantu meningkatkan produksi hormon, menjaga kesehatan kelenjar tiroid, serta memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga membantu mengontrol pola makan.
Buah Tinggi Serat dan Beri
Buah-buahan tinggi serat seperti beri, apel, dan jambu biji mengandung antioksidan, vitamin, air, serta serat yang baik untuk kesehatan pencernaan dan membantu mengurangi stres oksidatif.
“Mengonsumsi buah sebagai pengganti makanan penutup dan camilan kemasan tidak sehat dapat membantu menjaga energi tetap stabil dan mengurangi keinginan ngemil,” ujar Neeraja.
Biji Rami
Biji rami atau flaxseed dikenal kaya akan serat, asam lemak omega-3, dan lignan, yakni senyawa alami yang berkaitan dengan produksi estrogen sehat.
Menurut Neeraja, konsumsi biji rami dapat membantu meningkatkan kesehatan usus sekaligus mendukung keseimbangan hormon perempuan.
Biji rami dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, seperti dicampurkan ke dalam yoghurt, jus, oatmeal, maupun dijadikan bahan tambahan dalam pembuatan roti rumahan.











