Jakarta (DMS) – Sejumlah menteri dalam Kabinet Merah Putih menggelar rapat tertutup membahas Rapat Koordinasi Pengawalan Program Strategis Presiden di kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa.
Berdasarkan pantauan di lokasi, rapat yang dipimpin oleh Prasetyo Hadi tersebut dimulai sekitar pukul 10.08 WIB.
Sejumlah menteri dan pejabat yang hadir antara lain Tito Karnavian, Abdul Mu’ti, Brian Yuliarto, Budi Gunadi Sadikin, Sakti Wahyu Trenggono, Rini Widyantini, Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, serta Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Mota.
Sementara itu, tuan rumah rapat, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, tidak dapat hadir. Ketidakhadirannya disampaikan oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto.
“Permohonan maaf dari Bapak Menhan yang tidak bisa hadir pada kegiatan kali ini karena sudah terjadwal kegiatan di luar daerah,” ujar Donny dalam rapat.
Ia menjelaskan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sejumlah menteri dengan Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Bogor, pada Minggu (8/3).
Setelah pertemuan tersebut, pemerintah kembali menggelar rapat lanjutan pada Kamis (12/3) untuk menindaklanjuti arahan Presiden.
Dalam rapat kali ini, Donny berharap seluruh kementerian yang diundang dapat merampungkan keputusan strategis terkait program pemerintah.
“Sehingga pada kesempatan yang baik ini kita bisa mengambil suatu keputusan. Karena apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden ini adalah harus segera bisa dilaksanakan dan waktu yang tersedia sangat singkat,” katanya.
Namun demikian, Donny tidak menjelaskan alasan pemilihan lokasi rapat di kantor Kementerian Pertahanan maupun rincian program pemerintah yang dibahas dalam pertemuan tersebut.











