Berita Maluku Terkini Hari Ini
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Berita Maluku Terkini - Radio DMS
No Result
View All Result

Merusak Lingkungan, Tambang Emas Gunung Botak, Harus Ditutup Menyeluruh

Radio DMS 1027FM by Radio DMS 1027FM
Monday, 18 August 2025
in Berita Maluku, Berita Kabupaten Buru
0
gubernur maluku

gubernur maluku

Namlea, Pulau Buru (DMS) -Suara masyarakat dan pemerhati lingkungan kian nyaring meminta pemerintah untuk segera menutup seluruh aktivitas pertambangan emas di kawasan Gunung Botak. Seruan ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran mendalam atas kerusakan lingkungan yang semakin parah, serta ancaman serius terhadap kesehatan warga akibat penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida dan merkuri.

Gunung Botak, yang sejak beberapa tahun lalu menjadi magnet bagi penambang emas dari berbagai daerah, kini menyimpan luka ekologis yang sulit dihapus. Aktivitas penambangan yang masif telah mengubah bentang alam, mencemari sungai, dan merusak ekosistem yang menjadi sumber kehidupan warga setempat. Limbah bahan kimia yang digunakan untuk memisahkan emas dari batuan mengalir bebas ke lingkungan, menimbulkan pencemaran yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Berita Lainnya

Sambut PSN Blok Masela, Pemuda Katolik KKT Gelar Diskusi Publik

Harga Cabai Keriting di Pasar Binaya Masohi Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

DPRD Ambon Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Laporan yang pernah diberitakan sejumlah media elektronik, cetak dan online di Maluku sebelumnya menyebutkan bahwa kadar merkuri di beberapa titik aliran sungai sekitar Gunung Botak membahayakan. Paparan jangka panjang terhadap merkuri dan sianida tidak hanya membunuh biota air, tetapi juga membahayakan kesehatan manusia.

Jika warga yang bergantung pada air sungai untuk kebutuhan sehari-hari, baik mencuci, minum atau mengairi persawahan kemungkinan akan terancam mengalami gangguan kesehatan serius, mulai dari kerusakan saraf, gangguan perkembangan pada anak-anak, hingga penyakit kronis lainnya. Kondisi ini membuat kekhawatiran akan masa depan generasi mendatang semakin besar.

Beberapa warga yang ditemui mengaku, Jika aktivitas ini terus dibiarkan, akan merusak ekosistem lingkungan dan berdampak bagi generasi mendatang. Dimana Lingkungan menjadi rusak, air tercemar, dan kesehatan terancam. Walapun ada sebagai warga yang tetap menyetujui kegiatan pertamabngan emas di gunung botak tetap berjalan.

Pemerintah pusat dan daerah harus segera mengambil sikap untuk bertindak tegas. Dengan cara penutupan total seluruh kegiatan tambang emas, baik yang dikelola secara ilegal maupun semi-legal, serta memulai program pemulihan lingkungan secara menyeluruh. Langkah ini dinilai penting agar Gunung Botak dan ekosistem di sekitarnya dapat kembali pulih dan menjadi warisan yang layak bagi generasi masa depan.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat kunjungan kerja di kabupaten Buru, beberapa waktu lalu menyempatkan waktu menjenguk langsung salah satu warga Buru yang diduga menjadi korban bahan kimia merkuri di RSUD Buru.

Gubernur juga mengelurkan pernyataan bahwa hampir sebagain besar kabupaten Buru telah tercemar merkuri dan sianida akibat rutinitas pertambangan emas gunung botak.

Untuk itu Selain itu, perlu adanya upaya serius dalam memulihkan kesehatan warga yang telah terpapar merkuri, termasuk pemeriksaan kesehatan berkala, pengobatan, dan edukasi mengenai bahaya bahan kimia beracun.

Apa yang diberitakan oleh tim DMS Media Group bukan hanya sekadar tuntutan sesaat, melainkan seruan moral untuk menjaga bumi dan kehidupan. Menyelamatkan Gunung Botak berarti menyelamatkan air bersih, udara sehat, dan masa depan anak cucu. Tanpa tindakan cepat dan tegas, kerusakan yang terjadi bisa menjadi warisan pahit yang akan terus menghantui generasi mendatang.DMS

Tags: 3lingkunganBotakEmasGunungMerusakTambangTutup
Previous Post

Proyek IPAL Puskesmas Hatu Senilai Rp600 Juta Terbengkalai

Next Post

KNPI Maluku Tengah Soroti Jebolnya Tanggul Irigasi Sariputih, Diduga Pengerjaan Tidak Sesuai

Berita Terkait

Sambut PSN Blok Masela, Pemuda Katolik KKT Gelar Diskusi Publik
Berita Maluku

Sambut PSN Blok Masela, Pemuda Katolik KKT Gelar Diskusi Publik

Saturday, 27 June 2026
Harga Cabai Keriting di Pasar Binaiya Masohi Tembus Rp80 Ribu per Kilogram
Berita Maluku

Harga Cabai Keriting di Pasar Binaya Masohi Tembus Rp80 Ribu per Kilogram

Saturday, 27 June 2026
DPRD Ambon Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Berita Maluku

DPRD Ambon Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Saturday, 27 June 2026
PLN Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Negeri Hatusua dan Desa Waipirit Dukung Program BPBL
Berita Maluku

PLN Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Negeri Hatusua dan Desa Waipirit Dukung Program BPBL

Saturday, 27 June 2026
Proyek Revitalisasi SMPN 1 Amerere Rp669 Juta Maluku Barat Daya Dipersoalkan
Berita Maluku

Proyek Revitalisasi SMPN 1 Amerere Rp669 Juta Maluku Barat Daya Dipersoalkan

Saturday, 27 June 2026
PLN ULP Saumlaki Amankan Bendera Dekat Jaringan Listrik Saat Semarak Piala Dunia
Berita Maluku

PLN ULP Saumlaki Amankan Bendera Dekat Jaringan Listrik Saat Semarak Piala Dunia

Saturday, 27 June 2026
Next Post
ketua knpi malteng

KNPI Maluku Tengah Soroti Jebolnya Tanggul Irigasi Sariputih, Diduga Pengerjaan Tidak Sesuai

STREAMING


Download Aplikasi Radio DMS
Berita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon

 

Berita Maluku Terkini – Radio DMS

Portal berita yang menyediakan berita ambon, berita maluku, berita maluku hari ini, dan berita ambon hari ini aktual dan terpercaya.

MEDIA GROUP

  • DMS 102,7 FM Ambon
  • Carang TV Ambon
  • Duta 90,9 FM Ambon
  • Duta 98,7 FM Masohi
  • Ambon 96,8 FM Ambon

ALAMAT RADIO DMS

Studio & Kantor

JL. AY. PATTY No. 21, Lt. 2 AMBON, MALUKU 97124
Telp. : 0911-353325, 341900, 353329
Fax. : 0911-347423
Email : marketing@radiodms.com / emahaly@yahoo.com

 

 

  • Disclaimer
  • DMS MEGA Hits
  • DMS Trend 21
  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Station Radio Di Ambon
  • Tentang Kami

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.