Masohi, Maluku Tengah (DMS) – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kota Masohi menjadi momen perdana bagi Zulkarnain Awat Amir sebagai Bupati Maluku Tengah. Bersama Wakil Bupati Mario Lawalata, keduanya baru dilantik pada Februari lalu dan untuk pertama kalinya memimpin upacara peringatan hari bersejarah bagi masyarakat Maluku Tengah tersebut.
Tak hanya itu, peringatan HUT Kota Masohi tahun ini juga menjadi momen perdana bagi Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, yang turut hadir dalam upacara tersebut. Peringatan hari jadi kota yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Presiden Ir. Soekarno pada 3 November 1957 itu dipusatkan di Lapangan Nusantara, Kecamatan Kota Masohi, Senin (3/11/2025).
Dalam upacara tersebut, Bupati Zulkarnain Awat Amir menerima Pataka Pamahanunusa dari Upu Latu Negeri Amahai sebagai simbol sejarah penyerahan tanah ulayat Amahai untuk pembangunan Kota Masohi.
Prosesi penyerahan Pataka dilakukan oleh pasukan adat yang diiringi tarian perang Cakalele dari masyarakat adat Delapan Negeri di Kecamatan Amahai, yakni Negeri Amahai, Rutah, Soahuku, Haruru, Makariki, Waraka, Sepa, dan Negeri Tamilouw.
“Masohi bukan sekadar ibu kota Kabupaten Maluku Tengah. Masohi adalah simbol semangat gotong royong, semangat persaudaraan, dan semangat kebersamaan yang telah menjadi identitas orang Maluku Tengah sejak kota ini berdiri dan diresmikan oleh Bung Karno, Presiden Pertama Republik Indonesia, pada tahun 1957,” ujar Bupati Zulkarnain dalam sambutannya.
Menurutnya, nama Masohi bermakna “bekerja bersama”, dan makna itu hidup dalam setiap denyut nadi masyarakatnya dari pesisir hingga pegunungan, dari pasar hingga sekolah, serta dari kampung ke kampung.
“Inilah kekuatan besar katong selaku anak negeri, dengan semangat yang seng (tidak) akan pernah padam,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang jasa para leluhur yang telah mewariskan nilai-nilai kebersamaan dan kerja keras.
“Dari katong pung tetua dan leluhur itulah, katong bisa belajar arti ketulusan, kerja keras, dan kebersamaan tanpa pamrih. Mari katong panjatkan doa terbaik bagi mereka semua. Semoga amal bakti mereka menjadi cahaya penerang bagi perjalanan Kota Masohi menuju masa depan yang lebih maju,” ungkapnya.
Upacara HUT Kota Masohi turut dihadiri oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta, Forkopimda Maluku Tengah, anggota DPRD, pimpinan OPD Pemkab Malteng, pimpinan BUMN dan BUMD, tokoh agama, para raja, pimpinan OKP dan ormas, serta perwakilan paguyuban dari berbagai daerah di Maluku Tengah.
Usai upacara, Bupati bersama istri, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah Maluku Tengah, dr. Rakib Sahubawa, meninjau stan pameran dari masing-masing OPD. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan patita bersama masyarakat di sekitar Pelabuhan Ina Marina, Kota Masohi.DMS











