Geser, Seram Bagian Timur (DMS) – PLTD Geser sejak dioperasikan 24 jam pada tahun 2024 lalu hingga saat ini berjalan aman dan lancar tanpa hambatan pada mesin maupun jaringan.
Demikian penegasan Darmawan, Kepala PLTD Geser area Masohi, di kota Geser saat diwawancarai terkait pelayanan kelistrikan di kota Geser pasca dioperasikan dari 12 jam sebelumnya menjadi 24 jam guna meningkatkan pelayanan kelistrikan bagi kebutuhan masyarakat.
Darmawan menjelaskan sejak beroperasi 24 jam pihaknya tidak mengalami kendala di lapangan, termasuk mesin yang digunakan.
“Sejauh ini mesin beroperasi secara normal, begitu pula jaringan di kota Geser tetap aman dan tidak ada kendala berarti,” ungkapnya.
Menurutnya, petugas rutin melakukan pengawasan guna memastikan jika ada jaringan yang mengalami gangguan.
“Kami juga menyiagakan petugas selama 24 jam penuh untuk melayani pelanggan jika sewaktu-waktu terjadi gangguan listrik di rumah mereka,” jelas Darmawan.
Disinggung soal jumlah pelanggan, ia menyebutkan saat ini untuk kota Geser terdapat 234 pelanggan pascabayar dan 716 pelanggan prabayar.
Lebih lanjut, Darmawan menambahkan dengan listrik yang menyala sepanjang waktu, diharapkan masyarakat dapat lebih produktif.
“Dengan layanan 24 jam ini, kami harap aktivitas ekonomi, khususnya sektor perikanan dan kelautan, bisa lebih berkembang. Ini juga bagian dari komitmen PLN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah,” terangnya.
Sebelumnya diberitakan PLN telah memperluas layanan listrik 24 jam di beberapa wilayah, termasuk di Maluku. Di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), beberapa PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) kini beroperasi 24 jam, seperti PLTD Geser, PLTD Ondor, PLTD Kesuy, dan PLTD Kiandarat. Selain itu, PLN UP3 Masohi juga meningkatkan operasi 24 jam pada PLTD Olong.DMS











