Namlea, Pulau Buru (DMS) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Namlea menyiapkan lima armada kapal penumpang untuk menghadapi arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan guna memastikan pelayanan transportasi laut tetap optimal bagi masyarakat.
Kepala PT PELNI Cabang Namlea, Agus Herianta, mengatakan bahwa secara nasional PELNI telah menyiapkan armada guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Nataru yang berlangsung mulai 11 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.
“Untuk mendukung kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru, PELNI telah menyiapkan lima armada kapal yang akan melayani penumpang dari dan menuju Pelabuhan Namlea,” ujar Agus Herianta.
Selama periode tersebut, PELNI menyiapkan total sepuluh kali keberangkatan kapal dari Pelabuhan Namlea. Dari jumlah itu, lima armada utama disiagakan, yakni KM Ngapulu, KM Dorolonda, dan KM Sangiang, serta dua kapal pendukung, yaitu KM Tidar dan KM Labobar.
Menurut Herianta, arus mudik Natal dan Tahun Baru diperkirakan terjadi secara bertahap hingga 26 Desember 2025. Sementara itu, arus balik diprediksi mulai meningkat pada awal Januari 2026.
“Puncak arus balik diperkirakan mulai terjadi pada 3 Januari 2026, meskipun pergerakan penumpang sudah terlihat sejak awal tahun,” jelasnya.
Meski demikian, Herianta menilai lonjakan penumpang pada periode Nataru tahun ini tidak akan terlalu signifikan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Kami melihat peningkatan penumpang tidak terlalu signifikan dibandingkan tahun lalu, namun kami tetap mengantisipasi dengan kesiapan armada dan pelayanan,” katanya.
Pada periode Natal dan Tahun Baru kali ini, PELNI juga memperoleh dispensasi angkutan penumpang guna mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
Herianta menambahkan, arus mudik dari Pelabuhan Namlea didominasi oleh penumpang dengan tujuan Kota Ambon hingga wilayah utara, termasuk Kota Bitung.
“Sebagian besar penumpang dari Namlea menuju Ambon dan beberapa daerah di wilayah utara seperti Bitung,” pungkasnya.DMS











