Singkawang, Kalbar (DMS) – Jumlah penumpang di Bandara Singkawang melonjak signifikan menjelang perayaan Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. Peningkatan arus kedatangan dan keberangkatan tercatat mencapai dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
Kepala Satuan Pelayanan Bandara Singkawang, Ilham Hafizi, menyebutkan rata-rata penumpang yang tiba biasanya sekitar 350 orang per hari. Namun, menjelang perayaan Cap Go Meh, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 700 orang per hari. Lonjakan serupa juga terjadi pada penumpang yang berangkat.
Menurut Ilham, peningkatan ini dipicu tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan yang ingin menyaksikan rangkaian perayaan Imlek 2577 Kongzili dan Cap Go Meh yang menjadi agenda tahunan andalan Kota Singkawang.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara menambah dua penerbangan tambahan rute Jakarta–Singkawang pulang pergi (PP). Saat ini, terdapat tambahan layanan dari maskapai Super Air Jet dan TransNusa, sehingga total frekuensi penerbangan rute Jakarta–Singkawang menjadi empat kali sehari.
Penambahan frekuensi penerbangan ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus penumpang sekaligus mendukung peningkatan sektor pariwisata daerah selama momentum perayaan budaya tersebut.
Rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 di Singkawang dijadwalkan berlangsung pada 28 Februari hingga 4 Maret 2026. Sejumlah agenda telah disiapkan, mulai dari Festival Kuliner Cap Go Meh pada 28 Februari–3 Maret, Pawai Lampion pada 1 Maret, Ritual Tolak Bala pada 1–2 Maret, hingga Ritual Ket Sam Thoi pada 1–3 Maret.
Puncak perayaan akan digelar pada 3 Maret melalui Festival Cap Go Meh yang menampilkan ratusan tatung. Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup pada 4 Maret di Stadion Kridasana Singkawang.
Pihak bandara berharap peningkatan jumlah penumpang ini dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan mendongkrak kunjungan wisatawan ke Singkawang selama perayaan berlangsung.
DMS/AC











