Bandarlampung (DMS) – Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM mengungkapkan potensi sumber daya minyak di Provinsi Lampung diperkirakan mencapai 830 juta barel.
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Paul Ibnu Suhendra, menyatakan angka tersebut merupakan hasil kajian geologi yang masih memerlukan eksplorasi lanjutan untuk memastikan tingkat keekonomiannya.
“Provinsi Lampung memiliki potensi sumber daya migas yang signifikan. Berdasarkan kajian geologi, potensi sumber daya minyak diperkirakan sekitar 830 juta barel dan perlu dimatangkan melalui eksplorasi lanjutan,” ujarnya dalam keterangan terkait kunjungan kerja Komisi XII DPR RI di Bandarlampung, Jumat.
Ia menambahkan, upaya penguatan data bawah permukaan telah dilakukan melalui akuisisi survei seismik dua dimensi (2D) sepanjang 652 kilometer. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemetaan geologi sekaligus membuka peluang temuan cadangan baru guna mendukung target peningkatan produksi nasional.
Sementara itu, Direktur Regional 1 Sumatera PT Pertamina EP, Muhammad Arifin, menjelaskan estimasi potensi oil in place di wilayah kerja Sumbagsel Area 1 mencapai sekitar 1,4 miliar barel.
Ia menyebutkan survei seismik 2D direncanakan dimulai pada Juni 2026, dilanjutkan dengan studi dan pemboran eksplorasi pada 2028. Jika ditemukan cadangan yang ekonomis, tahapan berikutnya mencakup delineasi, penyusunan rencana pengembangan (Plan of Development/POD), hingga target produksi awal (on stream) pada 2032.
“Tanpa eksplorasi hari ini, tidak akan ada produksi di masa depan,” katanya.
Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan dukungan terhadap percepatan perizinan, termasuk proses Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) serta koordinasi lintas instansi untuk mengoptimalkan potensi migas di wilayah tersebut.
Pemda juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar pengembangan sektor energi dan sumber daya mineral berjalan selaras dengan target nasional, dengan tetap memperhatikan aspek sosial serta kelestarian lingkungan.
DMS/AC










