Jakarta (DMS) – Aktris Sydney Sweeney menjadi sorotan setelah aksi promosi tak biasa yang ia lakukan menuai kontroversi. Wanita 28 tahun itu disebut menggantungkan sejumlah bra di papan Hollywood Sign sebagai bagian dari kampanye peluncuran merek lingerie terbarunya, Syrn.
Video yang pertama kali dibagikan TMZ memperlihatkan Sweeney mendaki sebagian Gunung Lee pada malam hari. Dalam rekaman tersebut, ia tampak santai menggantungkan pakaian dalam di beberapa huruf ikonik Los Angeles itu. Pada cuplikan lain, Sweeney terlihat tersenyum dan berpose dengan latar Hollywood Sign yang telah dihiasi bra.
Kontroversi pun kian memanas setelah Hollywood Chamber of Commerce, pemilik hak kekayaan intelektual Hollywood Sign, menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan tanpa izin resmi.
“Produksi yang melibatkan Sydney Sweeney dan Hollywood Sign, sebagaimana dilaporkan TMZ, tidak mendapatkan otorisasi dari Hollywood Chamber of Commerce dan kami tidak memiliki pengetahuan sebelumnya mengenai hal itu,” ujar Kepala Kamar Dagang Hollywood, Steve Nissen, dalam pernyataan tertulis kepada Postmedia.
“Kami memiliki hak kekayaan intelektual atas citra Hollywood Sign. Karena itu, siapa pun yang berniat menggunakan dan/atau mengaksesnya untuk kepentingan komersial wajib memperoleh lisensi atau izin dari Hollywood Chamber,” tambahnya.
Menurut laporan TMZ, tim Sweeney memang mengantongi izin pengambilan gambar dari FilmLA. Namun, izin tersebut tidak mencakup tindakan menyentuh atau memanjat monumen. Nissen kembali menegaskan bahwa tidak ada lisensi apa pun yang diberikan.
Di media sosial, khususnya Instagram, aksi Sweeney menuai beragam reaksi keras. Banyak warganet menilai tindakannya dilakukan secara semena-mena.
“Karena kamu perempuan dan berkulit putih, kamu bisa bertindak seperti itu. Oke, aku paham,” sindir seorang netizen.
“Aksi yang memalukan,” tulis komentar lain.
“Ini sangat norak,” kritik warganet lainnya.
Di tengah ramainya perbincangan, Sweeney tetap resmi meluncurkan Syrn melalui unggahan di Instagram. Dalam wawancara dengan Elle, Sweeney menggambarkan koleksi perdana Syrn sebagai sesuatu yang “berani, percaya diri, dan tanpa kompromi.”
“Aku ingin menciptakan sebuah dunia dan perasaan. Aku ingin membangun merek lingerie yang terasa memahami perempuan, bukan menggurui. Syrn berbicara tentang kepercayaan diri tanpa tekanan, merasa seksi, kuat, lembut, playful, atau semuanya sekaligus, tergantung harimu. Sebagai pendiri tunggal, visiku adalah menciptakan sesuatu yang hadir di kehidupan nyata dan tidak menahan siapa pun,” ungkapnya.DMS/DC











