China (DMS) – Sebuah robotaksi milik perusahaan Hello terlibat kecelakaan serius di Zhuzhou, China, dan menyebabkan dua pejalan kaki dilarikan ke rumah sakit serta dirawat intensif di ICU.
Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat di Jalan Yanjiang, Sabtu (6/12). Berdasarkan rekaman dan keterangan saksi, kendaraan otonom bertanda “Hello Autonomous Driving” dengan nomor 3009 itu menabrak dua pejalan kaki saat melaju ke arah selatan setelah melewati zebra cross.
Salah satu korban sempat terjebak di bawah mobil, sementara korban lainnya mengalami luka di sekitar lokasi kejadian. Warga berupaya mengangkat kendaraan untuk menolong korban sebelum petugas tiba. Keduanya—seorang pria dan seorang perempuan—kemudian dibawa ke Hunan Provincial Hospital of Traditional Chinese Medicine dan kini dirawat di ICU. Pihak rumah sakit belum memberi keterangan detail soal kondisi mereka.
Perwakilan layanan pelanggan Hello mengakui telah mendapat laporan kecelakaan dan menyatakan perusahaan tengah bekerja sama dengan otoritas dalam penyelidikan. Polisi lalu lintas setempat membenarkan laporan insiden tersebut namun belum memberikan keterangan lanjutan.
Robotaksi Hello mulai diuji di jalan raya Zhuzhou sejak Agustus setelah mendapatkan izin resmi, dengan 20–30 kendaraan beroperasi di area yang ditentukan. Meski Hello memiliki model otonom L4 buatan sendiri, HR1, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan diduga merupakan Apollo RT6 milik Baidu—robotaksi generasi keenam yang dikembangkan Baidu bersama JMC dengan biaya produksi di bawah 30.000 USD.
Sebelum kecelakaan, Hello mengumumkan rencana produksi massal kendaraan otonom L4 pada Juni 2026 serta target mengoperasikan lebih dari 50.000 robotaksi pada 2027. Namun untuk saat ini, layanan robotaksi Hello di Zhuzhou telah resmi dihentikan sementara sambil menunggu hasil investigasi.
DMS/AC











