Jakarta (DMS) – Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Atase Pertahanan (Athan) RI di Nigeria berhasil membebaskan empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya diculik oleh perompak di perairan Gabon, Afrika Tengah.
Berdasarkan siaran pers resmi Markas Besar TNI yang diterima di Jakarta, Jumat, Athan RI di Abuja menyampaikan bahwa proses pembebasan tersebut berlangsung pada Kamis (5/3) sekitar pukul 22.05 waktu setempat. Setelah dibebaskan, keempat ABK dilaporkan telah tiba dengan selamat di Lagos, Nigeria, pada hari ini.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Aulia Dwi Nasrullah, saat dikonfirmasi di Jakarta, mengatakan pembebasan para ABK tersebut berhasil dilakukan setelah melalui proses negosiasi yang cukup panjang dengan kelompok pembajak.
Menurut Aulia, kesepakatan pembebasan sandera dicapai pada 3 Maret 2026, yang mencakup pembebasan sembilan orang sandera, termasuk empat warga negara Indonesia.
“Empat orang WNI tersebut yakni Abdul Ajis, Aditia Permana, Mohamad Fardan Mubarok, dan Eka Trenggana,” ujar Aulia.
Saat ini, keempat WNI yang sebelumnya disandera ditempatkan sementara di fasilitas penampungan yang aman di Lagos untuk menjalani pemeriksaan kondisi fisik dan pemulihan.
Aulia menambahkan keberhasilan pembebasan para sandera WNI tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, tidak hanya TNI. Sejumlah pihak yang terlibat di antaranya Athan RI di Abuja, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Abuja, Kedutaan Besar Tiongkok di Gabon, perusahaan IB Fish, Athan Tiongkok di Abuja, serta Ketua Komunitas Tiongkok di Lagos.
DMS/AC











