Roma (DMS) – Sedikitnya dua orang meninggal dunia dan sekitar 40 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah trem yang sarat penumpang tergelincir di Milan, Italia utara, pada Jumat (27/2), menurut otoritas setempat.
Insiden terjadi sekitar pukul 15.00 GMT (22.00 WIB) di kawasan Jalan Vittorio Veneto, pusat kota Milan. Trem yang melaju dengan kecepatan tinggi dilaporkan menabrak sisi bangunan, memecahkan jendela toko, sebelum akhirnya berhenti setelah menghantam sebuah pohon.
Laporan awal menyebutkan satu korban ditemukan tewas di bawah badan trem, sementara mayoritas korban luka merupakan penumpang.
“Kami masih menunggu hasil penyelidikan untuk mengetahui bagaimana insiden serius ini bisa terjadi. Berdasarkan laporan awal, satu orang meninggal dan satu lainnya dalam kondisi kritis,” ujar anggota dewan kesejahteraan regional, Guido Bertolaso.
Korban kedua kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Sejumlah ambulans dan mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan area kecelakaan.
Peristiwa ini terjadi di tengah kesibukan Milan yang menjadi pusat bisnis Italia, terutama saat kota tersebut menggelar agenda peragaan busana musiman usai sukses menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 dan menjelang Paralimpiade.











