Neniari, Seram Barat (DMS) – Pemerintah Desa Neniari bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan seluruh masyarakat menyatakan dukungan penuh terhadap Program Koperasi Merah Putih yang digagas Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa. Namun, masyarakat berharap pemerintah juga memberi perhatian serius terhadap kondisi akses jalan serta pelayanan kesehatan di Desa Neniari.
Kepala Desa Neniari, Piter Rumahsoal, menegaskan pemerintah desa dan masyarakat siap menerima serta menjalankan Program Koperasi Merah Putih sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
“Kami bersama seluruh masyarakat Desa Neniari sangat mendukung Program Koperasi Merah Putih. Program ini sangat baik untuk menggerakkan ekonomi masyarakat desa, mulai dari penyediaan sembako, simpan pinjam, hingga pemasaran produk lokal,” ujar Piter.
Meski demikian, ia mengakui kendala utama yang dihadapi masyarakat saat ini adalah kondisi akses jalan menuju Desa Neniari yang rusak parah. Jalan sepanjang kurang lebih delapan kilometer tersebut berlubang, tergenang air di hampir setiap ruas, dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
“Kondisi jalan yang rusak ini sangat menyulitkan masyarakat. Jika tidak segera diperbaiki, tentu akan menghambat operasional koperasi, terutama distribusi barang dan hasil pertanian warga,” jelasnya.
Selain persoalan infrastruktur jalan, masyarakat Desa Neniari juga menyampaikan harapan terkait pelayanan kesehatan. Saat ini, fasilitas kesehatan di desa telah dibangun, namun belum didukung dengan kehadiran tenaga kesehatan yang menetap.
“Gedung kesehatan sudah ada, tapi belum ada tenaga medis yang tinggal menetap. Ini sangat kami harapkan, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tambah Piter.
Hal senada juga disampaikan Ketua BPD Desa Neniari, Jance Lumapuy. Menurutnya, keterbatasan akses jalan dan belum adanya tenaga kesehatan menjadi persoalan mendasar yang hingga kini masih dirasakan masyarakat.
“Jalan rusak dan tidak adanya tenaga kesehatan adalah masalah utama masyarakat. Kami berharap ini menjadi perhatian serius pemerintah di semua tingkatan,” tegas Jance.
Pemerintah Desa, BPD, dan seluruh masyarakat Desa Neniari berharap Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah Pusat dapat memberikan perhatian serius terhadap perbaikan akses jalan serta penempatan tenaga kesehatan, guna menunjang seluruh aktivitas masyarakat dan keberhasilan program-program nasional di wilayah pegunungan dan daerah 3T.
Seperti diketahui, hingga saat ini hampir sebagian besar masyarakat di wilayah pegunungan Seram Bagian Barat masih mengalami kendala akses jalan dan jembatan yang menghubungkan sejumlah desa menuju pusat kecamatan dan kabupaten. Kondisi jalan yang rusak parah dan berlumpur, terutama saat musim hujan, membuat jalur tersebut sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.DMS











