Nusalaut, Maluku Tengah (DMS) – Minimnya fasilitas dasar di Dermaga Ferry Nusalaut menuai keluhan dari warga setempat. Salah satunya disampaikan oleh Fiktof Lorens, warga Kecamatan Nusalaut, yang menyoroti tidak tersedianya fasilitas air bersih di area pelabuhan ferry yang selama ini menjadi akses transportasi penting bagi masyarakat.
Fiktof mengungkapkan, hingga saat ini Dermaga Ferry Nusalaut belum dilengkapi dengan sarana air bersih yang layak. Akibatnya, warga maupun pengguna jasa penyeberangan terpaksa melakukan aktivitas buang air besar dan buang air kecil di sekitar pantai pelabuhan.
“Sampai sekarang di dermaga ferry ini tidak ada air bersih sama sekali. Orang mau ke toilet juga tidak ada, sehingga terpaksa buang air di sekitar pantai,” ujar Fiktof Lorens kepada DMS.
Ia menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan dan tidak sebanding dengan fungsi strategis Dermaga Ferry Nusalaut sebagai salah satu pintu transportasi laut utama yang menghubungkan Pulau Nusalaut dengan wilayah lain di Maluku Tengah.
“Dermaga ini cukup besar dan menjadi jalur utama masyarakat, tapi fasilitas dasarnya tidak diperhatikan. Ini sangat memalukan dan tidak manusiawi,” tegasnya.
Menurut Fiktof, keberadaan dermaga ferry seharusnya diimbangi dengan penyediaan fasilitas umum yang memadai, khususnya air bersih dan sanitasi. Selain mengganggu kenyamanan penumpang, ketiadaan fasilitas tersebut juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serta pencemaran lingkungan di sekitar kawasan pelabuhan.
Atas kondisi tersebut, ia secara khusus meminta perhatian Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah agar segera mengambil langkah konkret.
“Kami berharap Dinas Perhubungan bisa segera membangun fasilitas air bersih dan toilet yang layak di dermaga ini, supaya masyarakat merasa nyaman dan sehat saat menggunakan transportasi laut,” harapnya.
Warga berharap keluhan ini dapat segera ditindaklanjuti demi meningkatkan pelayanan transportasi laut yang manusiawi, sehat, dan berstandar, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di wilayah kepulauan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Maluku Tengah belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.DMS











