Elpaputih, SBB (DMS) – Akses jalan menuju Desa Huku Kecil dan Desa Abio di Kecamatan Elpaputhi, Kabupaten Seram Bagian Barat, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Jalan sepanjang kurang lebih 25 kilometer, mulai dari batas aspal yang telah dikerjakan hingga ke Desa Huku Kecil dan Desa Abio, berada dalam kondisi sangat memprihatinkan. Hampir di seluruh ruas jalan dipenuhi lumpur dan bebatuan, sehingga menyulitkan aktivitas transportasi warga.
Kondisi tersebut semakin parah saat hujan turun. Kendaraan roda dua maupun roda empat sangat sulit melintas. Bahkan, untuk mencapai Desa Huku Kecil dan Desa Abio, kendaraan yang digunakan harus bertipe dobel gardan agar dapat menembus medan berlumpur.
Pantauan media di lapangan menunjukkan, hampir seluruh ruas jalan di wilayah pegunungan Kecamatan Elpaputhi dipenuhi lumpur tebal. Akibatnya, warga setempat terpaksa melakukan perbaikan jalan secara swadaya.
Warga Desa Huku Kecil bahu-membahu mencangkul dan memperbaiki bagian jalan yang rusak agar tetap dapat dilalui. Aktivitas gotong royong tersebut dilakukan demi menunjang mobilitas sehari-hari masyarakat.
Salah seorang warga Desa Huku Kecil, Sami Bitalesy, berharap adanya perhatian dan tindak lanjut serius dari Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat terhadap kondisi jalan tersebut.
“Jalan ini sudah lama rusak, apalagi kalau hujan turun, kami hampir tidak bisa lewat. Kami berharap pemerintah daerah bisa segera memperhatikan dan memperbaiki akses jalan ini karena sangat penting bagi aktivitas warga,” ujar Sami.
Hal senada juga disampaikan Mateos Kapitan, seorang tukang ojek yang setiap hari melayani rute dari ibu kota kecamatan menuju desa-desa di wilayah pegunungan.
“Kalau jalannya bagus, tentu kami lebih mudah bekerja dan warga juga tidak kesulitan beraktivitas. Sekarang ini sangat berisiko, kendaraan sering terjebak lumpur,” katanya.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret guna memperbaiki akses jalan tersebut demi kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.DMS











