Pekalongan (MataMaluku) – Basarnas Semarang kembali mengerahkan sekitar 70 personel gabungan bersama relawan untuk melanjutkan pencarian pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet sejak Jumat (27/12).
Staf Basarnas Semarang, Handika Hengki, mengatakan semula lebih dari 100 orang menyatakan kesiapan terlibat dalam operasi pencarian. Namun, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan efektivitas, tim SAR menetapkan 70 personel yang dibagi ke dalam empat tim pencari.
“Pencarian dimulai dari basecamp sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ini tim diperkirakan sudah mencapai pos pertama jalur pendakian,” ujar Handika saat dihubungi dari Pekalongan, Selasa.
Ia menjelaskan, pengurangan jumlah personel dilakukan agar operasi difokuskan pada petugas dan relawan yang memiliki kualifikasi serta pengalaman medan gunung. Meski demikian, Basarnas mengizinkan ayah korban, Dhani, untuk ikut dalam proses pencarian.
Dengan kondisi cuaca yang lebih cerah, tim keluarga bersama tiga regu SAR melakukan penyisiran dari pos tiga hingga pos lima ke arah bawah. Sementara tim lainnya menyapu area puncak hingga aliran air di batas vegetasi jalur Baturaden, Banyumas.
Berdasarkan keterangan saksi sekaligus rekan pendakian korban, Himawan Choidar Bahran, Syafiq terakhir kali berada di sekitar puncak aliran air batas vegetasi. Korban diduga tersesat setelah mengalami kram dan tidak mampu melanjutkan perjalanan.
Handika menyebutkan, sekitar 62 personel telah melewati pos satu dan pencarian lanjutan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, hingga Rabu (7/1).
“Pencarian kami lanjutkan hari ini dan direncanakan berakhir besok. Harapannya korban bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat,” katanya.
Syafiq Ridhan Ali Razan, warga Kramat Utara, Magelang Utara, dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Ia mendaki bersama Himawan pada Jumat (27/12). Himawan berhasil ditemukan tim SAR pada Selasa (30/12), sementara Syafiq hingga kini masih dalam pencarian.
DMS/AC











