Masohi, Maluku Tengah (DMS) – Bupati Maluku Tengah (Malteng), Zulkarnain Awat Amir, melantik 43 kepala sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di lingkup Pemerintah Kabupaten Malteng, Senin (4/5/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Kantor Bupati Maluku Tengah ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Zulkarnain menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar formalitas, melainkan amanah besar untuk memimpin dan meningkatkan mutu pendidikan.
“Jabatan kepala sekolah bukan sekadar formalitas, tetapi amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Ia menyebut para kepala sekolah yang dilantik telah melalui proses asesmen guna memastikan kompetensi dan kelayakan dalam memimpin satuan pendidikan.
“Para kepala sekolah ini telah melalui proses asesmen, sehingga diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional,” ujarnya.
Zulkarnain juga mengingatkan bahwa kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai administrator, tetapi harus menjadi pemimpin visioner yang mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.
“Kepala sekolah harus menjadi pemimpin visioner yang mampu menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang,” katanya.
Menurutnya, kepala sekolah memiliki dua peran utama, yakni sebagai manajer dalam mengelola tata kelola sekolah secara profesional serta sebagai pemimpin instruksional yang memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal.
“Kepala sekolah harus mampu menjalankan fungsi manajerial sekaligus menjadi pemimpin instruksional agar proses belajar mengajar berjalan optimal,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mampu mendorong prestasi siswa, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Ciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendorong prestasi siswa,” pesannya.
Selain itu, ia meminta agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat dijalankan secara maksimal di setiap sekolah.
“Implementasi Kurikulum Merdeka harus dijalankan secara maksimal,” tegasnya.
Di sisi lain, Zulkarnain mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran sekolah guna mendukung kenyamanan proses belajar mengajar.
“Pengelolaan anggaran harus transparan dan akuntabel demi mendukung kenyamanan proses belajar mengajar,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Malteng mengajak seluruh kepala sekolah untuk membangun sinergi dengan guru, orang tua, dan masyarakat karena pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
“Bangun sinergi dengan guru, orang tua, dan masyarakat, karena pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah,” tutupnya.
Zulkarnain Awat Amir menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia daerah sangat ditentukan oleh kepemimpinan di lingkungan sekolah.
DMS











