Jakarta (DMS) – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyatakan dirinya terus berkeliling ke berbagai daerah untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan dengan baik hingga tingkat daerah.
Hal tersebut disampaikan Gibran saat memberikan sambutan dalam acara pengajian umum Haul ke-55 KH Abd. Wahab Chasbullah di Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu.
“Jadi minggu-minggu lalu, kebetulan ini saya ditemani Pak Wakil Gubernur Jawa Timur, saya ke pondok juga, ke Tremas Pacitan dan juga Trenggalek, kita ingin memastikan program-program Bapak Presiden itu benar-benar berjalan di daerah,” ujar Gibran, seperti dipantau melalui tayangan YouTube Sekretariat Wakil Presiden RI.
Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga meminta para kepala daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), hingga pengasuh pondok pesantren ikut mengawal pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.
Beberapa program yang disoroti antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga Kampung Nelayan Merah Putih.
“Saya titip ke Pak Kiai, ada Pak Kapolri, Bu Gubernur, Pak Bupati, Forkopimda yang hadir untuk selalu mengawal program-program prioritas dari Bapak Presiden, MBG, CKG, koperasi desa, kampung nelayan dan program-program lainnya. Kita doakan semoga program prioritas dari bapak presiden bisa berjalan dengan baik terutama di Jawa Timur ini,” katanya.
Selain menyoroti program pemerintah, Gibran turut mengapresiasi peran pondok pesantren dalam mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki ilmu pengetahuan, keimanan, dan keterbukaan berpikir.
Menurut dia, Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia memiliki aset penting berupa para santri yang dapat menjadi motor pembangunan bangsa di masa depan.
Gibran menyebut Pondok Pesantren Bahrul Ulum telah melahirkan banyak tokoh nasional, di antaranya Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, mantan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, hingga Rektor UIN Malang Ilfi Nur Diana.
Wapres juga memberikan apresiasi terhadap pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan pondok pesantren tersebut. Menurutnya, kampus di bawah naungan Ponpes Bahrul Ulum tidak hanya memiliki jurusan pendidikan agama Islam, tetapi juga bidang pertanian, ekonomi, pendidikan, dan teknologi informasi.
Ia menilai keberadaan jurusan pertanian tersebut sejalan dengan program prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
“Dan karena di sini ada jurusan pertanian, ya ini sejalan juga dengan program prioritas dari Bapak Presiden, yaitu swasembada pangan,” ujar Gibran.











