Langgur, Maluku Tenggara (DMS) – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Langgur, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, membuka lahan pertanian seluas 25 hektare untuk penanaman jagung sebagai pakan ternak ayam.
Meski hingga kini belum menerima dana dari pemerintah pusat untuk pembangunan kantor, gerai, gudang, maupun modal usaha, pengurus Kopdes Merah Putih Desa Langgur tetap menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan usaha di sektor pertanian.
Ketua Kopdes Merah Putih Desa Langgur, Fransiskus Xaverius Renaldy Renyut, kepada DMS Media Group di lokasi pertanian, Jumat sore (23/1/2026), mengatakan pembukaan lahan tersebut bersumber dari Dana Desa Langgur.
“Program ini murni menggunakan Dana Desa sebagai bentuk dukungan pemerintah desa terhadap ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar Renaldy.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025 tentang Dana Desa, yang mewajibkan pemerintah desa mengalokasikan minimal 20 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan, meliputi sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.
“Karena itu, Pemerintah Desa Langgur bekerja sama dengan Kopdes Merah Putih melaksanakan program ketahanan pangan dengan membuka lahan 25 hektare untuk ditanami jagung pakan ayam,” jelasnya.
Renaldy menambahkan, usaha jagung pakan ternak tersebut memiliki peluang pasar yang sangat besar.
“Kami sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah pengusaha peternakan ayam di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual. Mereka siap menyerap hasil panen jagung, mulai dari puluhan hingga ratusan ton,” tambah Renaldy.
Sementara itu, Sekretaris Kopdes Merah Putih Desa Langgur, Yoseph Ohoira, mengatakan lahan pertanian tersebut merupakan hasil kerja sama koperasi dengan para petani pemilik lahan.
“Kerja sama ini dimulai dari pembukaan lahan, pembuatan bedengan, penanaman hingga perawatan tanaman yang dilakukan bersama-sama. Untuk panen dan pemasaran, sepenuhnya menjadi tanggung jawab koperasi,” jelas Yoseph.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian Kabupaten Maluku Tenggara.
“Kami berterima kasih kepada Dinas Pertanian yang telah membantu satu unit traktor untuk mendukung pengolahan lahan pertanian ini,” ujarnya.
Di tempat yang sama, salah satu petani Desa Langgur, Poly Rumangun, mengapresiasi langkah Kopdes Merah Putih Desa Langgur yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Langgur dalam program ketahanan pangan desa.
“Selama ini kami masih mengelola kebun secara tradisional. Dengan adanya program ini, kami bisa menggunakan alat pertanian modern dan mendapatkan pengetahuan dari penyuluh Dinas Pertanian,” kata Poly.
Sementara itu, hingga saat ini Kopdes Merah Putih Desa Langgur belum memiliki kantor, gerai, maupun gudang. Hal tersebut disebabkan belum tersedianya lahan milik Pemerintah Desa Langgur.
Pemerintah desa bersama pengurus koperasi masih melakukan komunikasi dengan Pemerintah Daerah Maluku Tenggara melalui Dinas Koperasi dan UKM setempat.DMS











