Cilacap (DMS) – Basarnas Cilacap menyatakan seorang nelayan yang dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Suwuk, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian.
Kepala Basarnas Cilacap, Muhammad Abdullah, mengatakan korban bernama Agus Setiawan (42), warga Desa Pucung Bedug, Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara, ditemukan pada pukul 09.00 WIB.
Korban ditemukan sekitar 1,48 mil laut atau setara 2,74 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP) setelah tim SAR gabungan melakukan penyisiran darat dan laut sejak pagi hari.
Pada operasi hari ketiga, tim SAR membagi pencarian menjadi dua unit.
Pembagian operasi pencarian:
- SRU 1: penyisiran darat dari LKP ke arah timur sejauh 2 kilometer
- SRU 2: penyisiran laut menggunakan perahu LCR dengan jangkauan sekitar 3 mil laut dari LKP
Korban akhirnya ditemukan pada koordinat 7°47’8,91″ Lintang Selatan dan 109°29’2,65″ Bujur Timur. Setelah proses identifikasi, jenazah dipastikan merupakan Agus Setiawan yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan kronologi, peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (23/3) sekitar pukul 15.45 WIB saat korban tengah mencari ikan menggunakan jala di area pantai. Korban diduga terseret ombak kuat hingga hilang dari pantauan.
Kejadian itu dilaporkan oleh saksi kepada petugas pos jaga setempat, yang kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan di bawah koordinasi Basarnas Cilacap melalui Unit Siaga SAR Kebumen.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di Pantai Suwuk diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Basarnas juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan wisatawan, agar selalu waspada terhadap potensi bahaya gelombang laut serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di wilayah perairan.
DMS/AC











