Saumlaki, KKT (DMS) – Kabupaten Kepulauan Tanimbar hingga kini belum memiliki bank darah. Kondisi ini kerap menyulitkan pasien yang membutuhkan transfusi darah secara mendesak ketika kadar hemoglobin (HB) menurun.
Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Katarina Utukaman, mengungkapkan bahwa pihaknya berharap agar kantor PMI KKT dapat diaktifkan kembali guna memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama bagi pasien dalam kondisi darurat.
“Kami sangat berharap kantor PMI di Kepulauan Tanimbar dapat kembali beroperasi. Banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan darah saat keadaan darurat. Jika kantor aktif, kami bisa lebih cepat membantu,” ujar Katarina Utukaman kepada DMS.
Menurutnya, saat ini kepengurusan PMI KKT masih aktif dengan Jois Penturi sebagai Ketua dan dirinya sebagai sekretaris. Namun, kegiatan organisasi terhambat akibat keterbatasan anggaran operasional.
“Kepengurusan masih berjalan, tapi kami tidak bisa berbuat banyak karena dana operasional sangat terbatas,” tambahnya.
Katarina menjelaskan, idealnya PMI bekerja sama dengan rumah sakit yang memiliki fasilitas penyimpanan darah agar penanganan pasien dapat lebih cepat dan efektif.
“Kami berharap ada kerja sama dengan rumah sakit, terutama untuk penyediaan dan penyimpanan darah. Itu sangat membantu penanganan pasien,” jelasnya.
Terkait sumber pendanaan, ia mengatakan bahwa dana operasional PMI biasanya berasal dari bantuan sosial yang dialokasikan melalui APBD Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Tanpa dukungan tersebut, kegiatan PMI sulit berjalan optimal.
“Kalau tidak ada dukungan dari pemerintah daerah, kami benar-benar kesulitan. Semua kegiatan PMI butuh biaya, terutama untuk logistik dan operasional lapangan,” kata Katarina.
Menanggapi kondisi ini, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Richie Laurens Anggito, berjanji akan segera berkoordinasi dengan Bupati KKT untuk mencari solusi.
“Kami akan membahas persoalan ini bersama pemerintah daerah. Keberadaan PMI dan bank darah sangat penting bagi masyarakat, jadi harus ada langkah nyata untuk mengaktifkannya kembali,” tegas Richie Laurens Anggito.DMS











