Ambon, Maluku (DMS) – Ribuan jamaah memadati Lapangan Merdeka untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026), meski cuaca diwarnai hujan sejak pagi hari. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap mengikuti seluruh rangkaian ibadah hingga selesai.
Sejak matahari belum sepenuhnya terbit, jamaah sudah mulai berdatangan ke lokasi. Mereka datang dari berbagai penjuru kota, membawa perlengkapan ibadah sederhana, sebagian bahkan telah mengantisipasi hujan dengan payung maupun jas hujan. Namun demikian, tidak sedikit pula jamaah yang memilih tetap bertahan tanpa pelindung saat hujan mulai turun.
Salah satu jamaah, Rahmat (45), mengaku hujan bukan menjadi alasan untuk meninggalkan momen penting tersebut.
“Ini hari kemenangan, jadi kami tetap datang walaupun hujan. Justru ini jadi ujian keikhlasan kita dalam beribadah,” ujarnya.
Sholat Ied dimulai pukul 07.20 WIT dan dipimpin Imam H. Hadi Basalamah. Sementara khotbah disampaikan oleh Dadang Hartanto yang menjabat sebagai Kapolda Maluku.
Saat pelaksanaan sholat dimulai, rintik hujan masih mengguyur kawasan lapangan. Meski demikian, suasana tetap berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Jamaah tampak khidmat mengikuti setiap gerakan dan bacaan imam, tanpa terganggu oleh kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Usai pelaksanaan sholat, hujan sempat turun dengan intensitas yang lebih tinggi. Namun hal itu tidak membuat jamaah beranjak. Mereka tetap bertahan di tempat untuk mendengarkan khutbah Idul Fitri hingga selesai, sebagai bagian penting dalam rangkaian ibadah. Lapangan yang basah bahkan becek tidak menghalangi semangat mereka untuk menyempurnakan ibadah di hari kemenangan.
Seorang jamaah lainnya, Siti (38), mengatakan kebersamaan yang dirasakan justru semakin kuat di tengah kondisi tersebut.
“Walaupun hujan, kita tetap duduk bersama, saling berbagi tempat. Rasanya lebih hangat karena semua punya niat yang sama,” ungkapnya.
Pemandangan tersebut mencerminkan tingginya antusiasme dan keteguhan umat Muslim dalam menjalankan ibadah, sekaligus menjadi gambaran kuatnya nilai keimanan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Anak-anak, remaja, hingga orang tua terlihat duduk berdampingan, saling berbagi ruang di tengah keterbatasan kondisi.
Selain sebagai ibadah tahunan, pelaksanaan Sholat Idul Fitri juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Banyak jamaah yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling menyapa dan bermaaf-maafan setelah menjalani bulan suci Ramadan.
Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Tidak terlihat adanya gangguan berarti selama proses ibadah berlangsung. Kesadaran jamaah untuk menjaga ketertiban juga turut mendukung kelancaran acara, meski dihadapkan pada kondisi cuaca yang tidak menentu.
Seperti diketahui, Lapangan Merdeka Ambon setiap tahunnya menjadi lokasi utama pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang dihadiri ribuan umat Muslim. Meski hujan menjadi tantangan, semangat jamaah tahun ini menunjukkan bahwa kondisi cuaca bukanlah penghalang untuk tetap menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan kekhusyukan.
DMS











