Dobo, Kepulauan Aru (DMS) — Polres Kepulauan Aru menetapkan empat pemuda sebagai tersangka dalam kasus bentrokan antarkelompok yang terjadi di Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Sabtu (9/5/2026) dini hari. Tiga tersangka telah diamankan, sementara satu lainnya masih dalam pengejaran polisi.
Bentrokan terjadi sekitar pukul 02.00 WIT di Jalan Ali Moertopo, Kota Dobo. Kedua kelompok terlibat aksi saling serang menggunakan batu dan senjata tajam berupa panah sehingga menimbulkan kepanikan warga sekitar.
Kasubsi PIDM Polres Kepulauan Aru, Ipda Pricilia C. Alfons, mewakili Kapolres AKBP Albert Perwira Sihite, membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi DMS Grup di ruang kerjanya.
“Personel Polres Kepulauan Aru langsung menuju lokasi untuk mengendalikan situasi. Namun saat proses pembubaran berlangsung, bentrokan masih terus terjadi,” ujar Pricilia.
Dalam upaya pengamanan tersebut, seorang anggota polisi bernama Bripda Luis Rahayaan terkena panah di bagian paha kanan saat berusaha melerai kedua kelompok pemuda yang bentrok.
Korban diketahui merupakan Banit Reskrim Polsek Pulau-Pulau Aru. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Cendrawasih Dobo untuk mendapatkan penanganan medis dan telah menjalani operasi guna mengeluarkan anak panah yang tertancap di pahanya.
“Korban sudah mendapatkan tindakan medis dan kondisinya saat ini dalam penanganan pihak rumah sakit,” tambahnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru IPTU Juan Batubara mengatakan empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
“Tiga tersangka sudah diamankan dan ditahan di Polres Kepulauan Aru, masing-masing berinisial LL alias Leo, Rinto, dan JA alias Juan. Sedangkan satu tersangka lainnya berinisial RR alias Rido masih dalam pengejaran,” kata Juan.
Polisi saat ini masih mendalami penyebab bentrokan dan mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak mudah terprovokasi serta tetap menjaga situasi keamanan di Kota Dobo agar kondusif.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, situasi di lokasi bentrokan kini telah berangsur kondusif setelah aparat kepolisian melakukan pengamanan dan patroli di sejumlah titik rawan di Kota Dobo. Polisi juga mengajak tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk bersama-sama menjaga keamanan serta mencegah bentrokan susulan.
DMS











