Berita Maluku Terkini Hari Ini
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Berita Maluku Terkini - Radio DMS
No Result
View All Result

Raffi Ahmad Jelaskan Awal Pertemuan dengan Blueray Cargo

Radio DMS 1027FM by Radio DMS 1027FM
Thursday, 11 June 2026
in Hukum
0
Raffi Ahmad Jelaskan Awal Pertemuan dengan Blueray Cargo

Konferensi pers Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad terkait dugaan kasus impor barang yang menyeret nama perusahaan Blue Ray, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026)

Jakarta (DMS) – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Farid Ahmad, menjelaskan kronologi pertemuannya dengan perusahaan Blueray Cargo di Amerika Serikat setelah namanya disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, Raffi menegaskan bahwa pertemuannya dengan pihak Blueray Cargo terjadi secara tidak sengaja saat dirinya berada di Amerika Serikat untuk mengikuti ajang maraton bersama sejumlah rekan selebritas.

Berita Lainnya

KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono sebagai Tersangka

Kejagung dan Satgas PKH Pulihkan Aset Negara Rp379,2 Triliun

Polda Jabar Tahan Tersangka Penyekapan di Sel Khusus

Raffi mengatakan perjalanan tersebut berlangsung pada Oktober 2025. Saat itu, ia mengikuti maraton di Chicago bersama Ariel, Gading Marten, dan Desta. Menurutnya, hanya dirinya dan Ariel yang mengikuti lomba lari tersebut, sementara Gading dan Desta tidak ikut berpartisipasi.

Usai kegiatan di Chicago, Raffi bersama istrinya, Nagita Slavina, melanjutkan perjalanan ke New York karena masih memiliki waktu luang. Di kota tersebut, ia mengunjungi dan mempromosikan sejumlah usaha milik warga Indonesia, termasuk Awang Kitchen dan Indo Java.

Menurut Raffi, pertemuan dengan pihak Blueray Cargo bermula ketika dirinya makan di Awang Kitchen yang lokasinya bersebelahan dengan kantor perusahaan tersebut. Saat itu, beberapa orang dari Blueray Cargo meminta berfoto bersama dirinya dan rekan-rekannya.

“Setelah foto bersama, ada yang memperkenalkan bahwa mereka memiliki usaha pengiriman barang dari Amerika Serikat ke Indonesia,” ujar Raffi.

Ia menjelaskan bahwa salah seorang pegawai Blueray Cargo sempat menawarkan jasa pengiriman barang. Namun, menurut Raffi, respons yang diberikannya hanya sebatas basa-basi dan tidak pernah berlanjut menjadi hubungan bisnis maupun transaksi.

Raffi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menggunakan jasa perusahaan tersebut, tidak memiliki nomor kontak pihak Blueray Cargo, serta tidak pernah menerima kiriman barang apa pun dari perusahaan itu.

“Saya tidak pernah melakukan transaksi apa pun. Tidak ada komunikasi lanjutan, tidak ada pemesanan, dan tidak ada hubungan bisnis. Hanya sebatas percakapan singkat saat bertemu,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Raffi Ahmad, Hotman Paris Hutapea, menilai kemunculan nama kliennya dalam perkara tersebut kemungkinan digunakan oleh pihak internal Blueray Cargo untuk meyakinkan perusahaan jasa pengurusan impor.

Menurut Hotman, terdapat dugaan percakapan internal yang menyebut nama Raffi sebagai calon pelanggan sehingga kemudian muncul dalam proses penyidikan dan menjadi bahan pertanyaan di persidangan.

“Bisa jadi nama Raffi disebut untuk meyakinkan pihak lain bahwa akan ada pengiriman barang dari Raffi. Hal itulah yang kemudian muncul dalam dokumen yang diperiksa penyidik,” kata Hotman.

Sementara itu, Gading Marten yang turut berada di Amerika Serikat saat kunjungan tersebut juga membenarkan bahwa dirinya hanya datang ke beberapa tempat usaha milik warga Indonesia dan sempat melayani permintaan foto dari sejumlah orang.

“Kami hanya makan di Awang Kitchen dan mengunjungi Indo Java. Ada orang dari toko sebelah yang meminta foto bersama. Kami baru mengetahui nama Blueray Cargo setelah kasus ini mencuat,” ujar Gading.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan pada 4 Februari 2026.

Nama Raffi Ahmad kemudian muncul dalam persidangan kasus tersebut pada 5 Juni 2026 terkait kunjungannya ke kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein pada 8 Juni 2026 mengonfirmasi bahwa nama Raffi memang sempat muncul dalam proses penyidikan, terutama terkait informasi mengenai penitipan atau pengiriman sejumlah barang elektronik ke Indonesia melalui perusahaan tersebut.

Meski demikian, KPK menyatakan belum menemukan fakta yang cukup untuk mengaitkan Raffi Ahmad dengan dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki. Karena itu, penyidik tidak melakukan pendalaman lebih lanjut maupun pemanggilan terhadap Raffi dalam perkara tersebut.

“Kami belum menemukan fakta yang menguatkan bahwa hal tersebut menjadi bagian dari peristiwa yang sedang disidik terkait pengurusan di Ditjen Bea Cukai, sehingga tidak dilakukan pemanggilan,” kata Achmad.

DMS/AC

Tags: AwalBlueray CargoJelaskanPertemuanRaffi Ahmad
Previous Post

Rupiah Menguat ke Rp17.941 per Dolar AS

Next Post

Kerugian Negara Kasus Bansos Dinas Koperasi Masih Dihitung Auditor

Berita Terkait

KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka
Hukum

KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono sebagai Tersangka

Thursday, 25 June 2026
Kejagung dan Satgas PKH Pulihkan Aset Negara Rp379,2 Triliun
Hukum

Kejagung dan Satgas PKH Pulihkan Aset Negara Rp379,2 Triliun

Wednesday, 24 June 2026
Polda Jabar Tahan Tersangka Penyekapan di Sel Khusus
Hukum

Polda Jabar Tahan Tersangka Penyekapan di Sel Khusus

Wednesday, 24 June 2026
Nadiem Sebut Tak Ada Niat Jahat Terbukti di Persidangan
Hukum

Nadiem Sebut Tak Ada Niat Jahat Terbukti di Persidangan

Tuesday, 23 June 2026
Dua Polisi Diserang OTK Bersenjata Tajam di Jambi
Hukum

Dua Polisi Diserang OTK Bersenjata Tajam di Jambi

Monday, 22 June 2026
Polisi Ungkap Motif Perusakan Ruko di Jakut
Hukum

Polisi Ungkap Motif Perusakan Ruko di Jakut

Monday, 22 June 2026
Next Post
Kerugian Negara Kasus Bansos Dinas Koperasi Masih Dihitung Auditor

Kerugian Negara Kasus Bansos Dinas Koperasi Masih Dihitung Auditor

STREAMING


Download Aplikasi Radio DMS
Berita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di AmbonBerita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon

 

Berita Maluku Terkini – Radio DMS

Portal berita yang menyediakan berita ambon, berita maluku, berita maluku hari ini, dan berita ambon hari ini aktual dan terpercaya.

MEDIA GROUP

  • DMS 102,7 FM Ambon
  • Carang TV Ambon
  • Duta 90,9 FM Ambon
  • Duta 98,7 FM Masohi
  • Ambon 96,8 FM Ambon

ALAMAT RADIO DMS

Studio & Kantor

JL. AY. PATTY No. 21, Lt. 2 AMBON, MALUKU 97124
Telp. : 0911-353325, 341900, 353329
Fax. : 0911-347423
Email : marketing@radiodms.com / emahaly@yahoo.com

 

 

  • Disclaimer
  • DMS MEGA Hits
  • DMS Trend 21
  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Station Radio Di Ambon
  • Tentang Kami

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.