Dobo, Kepulauan Aru (DMS) – Ratusan prajurit TNI yang bertugas pada Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 912/Satria Aru tiba di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (19/3/2026). Kedatangan mereka disambut Pemerintah Daerah serta prosesi adat oleh tokoh adat Desa Durjela, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo.
Upacara penerimaan dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, selaku inspektur upacara.
Dalam sambutannya, Bupati Timotius Kaidel menyampaikan bahwa kehadiran prajurit Yon TP 912/Jargaria Sakti merupakan suatu kehormatan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Kepulauan Aru.
“Kehadiran prajurit Yon TP 912 ini adalah kehormatan dan kebanggaan bagi kami masyarakat Kepulauan Aru. Ini menunjukkan perhatian negara terhadap daerah perbatasan dan kepulauan seperti Aru,” ujarnya.
Bupati meyakini kehadiran batalyon teritorial pembangunan ini sangat strategis, bukan hanya untuk memperkuat pertahanan wilayah, tetapi juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap kehadiran batalyon ini tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Ia menjelaskan, Batalyon Teritorial Pembangunan memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah pusat, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan nasional. Selain itu, prajurit diharapkan mampu berkontribusi dalam sektor pertanian, perikanan, serta pembangunan infrastruktur pedesaan.
“Prajurit diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam sektor pertanian, perikanan, serta pembangunan infrastruktur di desa-desa,” katanya.
Bupati juga menyampaikan sejumlah pesan kepada prajurit, di antaranya agar mendukung swasembada pangan nasional, terlibat dalam program strategis pemerintah seperti hilirisasi industri dan makan bergizi gratis, serta berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Saya minta seluruh prajurit dapat mendukung swasembada pangan nasional dan ikut serta dalam program strategis pemerintah, termasuk hilirisasi dan program makan bergizi gratis,” tegasnya.
Selain itu, prajurit tetap diminta menjaga kemampuan tempur dan disiplin sebagai pasukan infanteri, meskipun fokus pada tugas teritorial. Mereka juga diharapkan dapat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, BUMN, serta organisasi perangkat daerah dalam mendukung pelayanan masyarakat, termasuk dalam penanganan penyakit dan pandemi di desa.
“Walaupun mengemban tugas teritorial, kemampuan tempur dan disiplin sebagai prajurit harus tetap dijaga,” imbuhnya.
Sementara itu, Komandan Yon TP 912/Jargaria Sakti, Desta Dwi Hartanto, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Kepulauan Aru atas sambutan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kepulauan Aru,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini jumlah personel Yon TP 912/Jargaria Sakti sebanyak 542 prajurit, dan akan mengalami penambahan pada akhir tahun 2026.
“Jumlah personel saat ini sebanyak 542 prajurit dan akan bertambah pada akhir tahun 2026,” jelasnya.
Menurutnya, batalyon tersebut akan fokus mendukung berbagai program pemerintah pusat dengan menjalin kerja sama bersama pemerintah daerah setempat.
“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan,” tandasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kepulauan Aru Silvana Loy, Danlanal Aru Sriadi, Wakapolres Kepulauan Aru Jessy Batara, Kepala UPP Kelas III Dobo Ruswan Wusurwut, Kapolsek Pelabuhan Rifay Alkatiry, Dansubdenpom Aru Wanunu Adam, Danramil 1503-03 H. Bakri Renhoat, serta sejumlah pejabat lainnya.
DMS











