Ambon, Maluku (DMS) – Sejumlah pemuda dan tokoh agama di Kota Ambon mengimbau masyarakat untuk melaksanakan takbiran Idulfitri di rumah maupun masjid, serta tidak melakukan konvoi di jalan raya yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan.
Sekretaris Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Maluku, Ustadz Sahrizal Reza Umasugi, menegaskan bahwa kegiatan takbiran pada dasarnya diperbolehkan, namun tidak boleh dilakukan dengan cara yang merugikan masyarakat luas.
“Bertakbir itu boleh, tetapi jika dilakukan dengan konvoi di jalan hingga mengganggu ketertiban umum, itu tidak dibenarkan. Fasilitas umum bukan milik kelompok atau agama tertentu,” ujar Reza saat memberikan arahan kepada pemuda di Aula Masjid Al-Hijrah, Pandan Kasturi, Tantui, Kamis (19/03/2026).
Ia mengungkapkan, selama berada di Maluku, hampir setiap tahun pada malam takbiran kerap terjadi kecelakaan, bahkan hingga menimbulkan korban jiwa. Menurutnya, hal tersebut tidak sejalan dengan ajaran Rasulullah.
“Setelah berpuasa selama sebulan penuh, jangan kita rayakan dengan cara ugal-ugalan di jalan. Lebih baik kita bertakbir di masjid dan rumah, karena itu lebih baik dalam mengagungkan asma Allah,” jelasnya.
Senada dengan itu, tokoh agama Ustadz Fajrin Hamid juga mengingatkan para pemuda untuk menjauhi perilaku negatif, seperti mengonsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang saat malam takbiran.
“Hal-hal seperti itu sangat bertentangan dengan makna takbiran yang kita kumandangkan. Malam takbiran seharusnya diisi dengan kegiatan positif di lingkungan masjid dan tempat tinggal masing-masing,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang cinta damai.
Kegiatan silaturahmi antara tokoh dan pemuda Muslim dalam rangka menyambut malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah di Kota Ambon tersebut mengusung tema “Semarak Takbir dalam Harmoni Islam, Ciptakan Suasana Ambon yang Aman, Nyaman, dan Damai.”
Acara ditutup dengan deklarasi bersama untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif sejak malam takbiran hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
DMS











