Berita Maluku Terkini Hari Ini
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Berita Maluku Terkini - Radio DMS
No Result
View All Result

Indonesia dan India Hampir Sepakati Pembelian Rudal BrahMos

Radio DMS 1027FM by Radio DMS 1027FM
Wednesday, 5 February 2025
in Technology, Politik
0
BraMhos

Jakarta (DMS) – Indonesia dan India hampir menyelesaikan negosiasi kesepakatan senilai $450 juta (sekitar Rp7,1 triliun) untuk ekspor rudal jelajah supersonik BrahMos.

Jika kesepakatan tercapai, Indonesia akan menjadi negara ASEAN kedua setelah Filipina yang memiliki sistem rudal ini.

Berita Lainnya

Anggota DPR Desak Usut Tuntas Penyekapan Perempuan yang Libatkan Oknum Polisi

Pejabat 100 Negara Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

Pesan Prabowo untuk Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat

Dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto, ke New Delhi, ia bertemu dengan CEO BrahMos, Jaiteerth Joshi, serta Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Selain itu, delegasi tingkat tinggi yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia, Laksamana Muhammad Ali, telah mengunjungi fasilitas BrahMos untuk meninjau langsung teknologi yang ditawarkan.

Perkuat Pertahanan di Tengah Ketegangan Regional

Rudal BrahMos, hasil kerja sama India dan Rusia, semakin diminati oleh negara-negara di Asia Tenggara dan Timur Tengah, baik dalam versi berbasis darat maupun kapal perang.

Banyak analis melihat akuisisi ini sebagai langkah strategis Indonesia untuk memperkuat angkatan lautnya dan memodernisasi militer di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Cina terus memperluas klaim teritorialnya di Laut Cina Selatan melalui berbagai cara, termasuk pembangunan militer dan tekanan diplomatik.

Wilayah ini juga diklaim oleh Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam, sehingga meningkatkan potensi konflik di kawasan.

Sikap India terhadap Kesepakatan Ini

Srikanth Kondapalli, profesor studi Cina di Universitas Jawaharlal Nehru, menyatakan bahwa kesepakatan ini tidak seharusnya menimbulkan kekhawatiran bagi India.

Ia menyoroti bahwa Cina sendiri telah mentransfer teknologi nuklir dan rudal balistik ke Pakistan serta kapal selam ke Myanmar dan Bangladesh, yang berdampak pada keamanan India.

“Cina telah menyebut kesepakatan serupa sebagai kerja sama antara negara berdaulat, sehingga mereka tidak seharusnya keberatan dengan penjualan India ke Asia Tenggara atau negara lain,” ujar Kondapalli.

Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri India hingga saat ini menolak berkomentar mengenai detail kesepakatan ini.

Dinamika Hubungan India dan Cina

Sejak Oktober 2024, India dan Cina telah melakukan langkah-langkah untuk menstabilkan hubungan bilateral yang sempat tegang akibat sengketa perbatasan.

Upaya ini termasuk pertemuan antara Modi dan Presiden Cina Xi Jinping dalam KTT BRICS 2024 di Kazan, Rusia, serta normalisasi hubungan melalui peningkatan kerja sama ekonomi dan diplomatik.

Namun, dengan rencana ekspor BrahMos ke Indonesia, India tetap menunjukkan komitmennya terhadap kawasan Indo-Pasifik tanpa mengorbankan kepentingan strategisnya dengan Cina.

Indonesia dan India Perkuat Kerja Sama Pertahanan

India dan Indonesia sama-sama menghadapi tantangan dari meningkatnya aktivitas Cina di kawasan. Pemerintah Indonesia telah beberapa kali bersitegang dengan Cina atas Kepulauan Natuna, yang masuk dalam zona ekonomi eksklusif Indonesia tetapi juga diklaim oleh Cina.

Dalam beberapa minggu ke depan, delegasi pertahanan tingkat tinggi Indonesia dijadwalkan mengunjungi India untuk melanjutkan pembicaraan terkait kerja sama pertahanan.

Mantan diplomat India, Anil Wadhwa, menegaskan bahwa diversifikasi kemitraan pertahanan oleh negara-negara Asia Tenggara tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman bagi pengaruh Cina.

“Penjualan rudal BrahMos ke Indonesia dan sebelumnya ke Filipina adalah respons terhadap permintaan negara-negara ini akan sistem pertahanan yang dapat menangkal potensi ancaman di kawasan,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Indonesia berupaya memperkuat pertahanannya tanpa harus terlibat dalam konfrontasi langsung, sementara India menunjukkan bahwa keterlibatannya di Asia Tenggara tetap sejalan dengan kebijakan strategisnya di kawasan Indo-Pasifik.DMS/DC

Tags: #rudalAlutsistaberita ambonBerita MalukuBrahMosMenhanPresidenRegional
Previous Post

KPK Geledah Rumah Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno

Next Post

Dokter Reza Gladys Polisikan Selebritas NM atas Dugaan Pelanggaran UU ITE dan TPPU

Berita Terkait

Anggota DPR Desak Usut Tuntas Penyekapan Perempuan yang Libatkan Oknum Polisi
Politik

Anggota DPR Desak Usut Tuntas Penyekapan Perempuan yang Libatkan Oknum Polisi

Saturday, 4 July 2026
Pejabat 100 Negara Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Politik

Pejabat 100 Negara Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

Friday, 3 July 2026
Pesan Prabowo untuk Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat
Politik

Pesan Prabowo untuk Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat

Wednesday, 1 July 2026
AS-Iran Sepakat Hentikan Permusuhan, Akan Bertemu di Qatar
Politik

AS-Iran Sepakat Hentikan Permusuhan, Akan Bertemu di Qatar

Monday, 29 June 2026
Menko PM Lepas Lulusan Pesantren Kuliah ke China hingga Tunisia
Politik

Menko PM Lepas Lulusan Pesantren Kuliah ke China hingga Tunisia

Monday, 29 June 2026
Presiden Prabowo Subianto
Politik

Prabowo Targetkan BUMN Dipangkas Jadi 250 Perusahaan

Sunday, 28 June 2026
Next Post
dokter reza gladys 43

Dokter Reza Gladys Polisikan Selebritas NM atas Dugaan Pelanggaran UU ITE dan TPPU

STREAMING


Download Aplikasi Radio DMS
Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon Berita Maluku Ambon dan Radio Di Ambon

 

Berita Maluku Terkini – Radio DMS

Portal berita yang menyediakan berita ambon, berita maluku, berita maluku hari ini, dan berita ambon hari ini aktual dan terpercaya.

MEDIA GROUP

  • DMS 102,7 FM Ambon
  • Carang TV Ambon
  • Duta 90,9 FM Ambon
  • Duta 98,7 FM Masohi
  • Ambon 96,8 FM Ambon

ALAMAT RADIO DMS

Studio & Kantor

JL. AY. PATTY No. 21, Lt. 2 AMBON, MALUKU 97124
Telp. : 0911-353325, 341900, 353329
Fax. : 0911-347423
Email : marketing@radiodms.com / emahaly@yahoo.com

 

 

  • Disclaimer
  • DMS MEGA Hits
  • DMS Trend 21
  • Home
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Station Radio Di Ambon
  • Tentang Kami

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Berita Maluku
    • Berita Ambon
    • Berita Maluku Tengah
    • Berita Kabupaten Buru
    • Berita Buru Selatan
    • Berita Seram Bagian Barat
    • Berita Seram Bagian Timur
    • Berita Tual
    • Berita Kepulauan Kei
    • Berita Kepulauan Aru
    • Berita Kepulauan Tanimbar
    • Berita Maluku Barat Daya
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Lifestyle
  • Station

Copyright © 2024. Radiodms.com. All rights reserved.