Banjarbaru (DMS) – Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu seberat 43.831,22 gram atau sekitar 43,8 kilogram yang berasal dari Malaysia. Barang haram tersebut diketahui merupakan bagian dari jaringan antarprovinsi yang terafiliasi dengan gembong narkotika Fredy Pratama.
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Rosyanto Yudha Hermawan, mengungkapkan sabu-sabu itu dikemas dalam 44 paket besar dan dibawa oleh dua kurir berinisial AG asal Jakarta dan RD asal Lampung.
“Sabu-sabu tersebut dibawa menggunakan dua koper besar oleh kedua tersangka,” ujar Rosyanto saat merilis barang bukti di Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Senin.
Kedua pelaku ditangkap sesaat setelah tiba di sebuah hotel di Banjarmasin pada Rabu (8/4). Penangkapan dilakukan setelah aparat menerima informasi dari masyarakat terkait adanya indikasi penyelundupan narkotika dalam jumlah besar ke wilayah tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Komisaris Besar Polisi Baktiar Joko Mujiono, langsung menginstruksikan tim untuk melakukan penyelidikan. Operasi tersebut dipimpin oleh Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Kalsel, AKBP Ade Harri Sistriawan.
Hasil penyelidikan mengarah pada keberadaan kedua kurir di sebuah hotel, yang kemudian langsung diamankan bersama barang bukti sabu-sabu.
Kapolda menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika sebagai upaya melindungi generasi bangsa. Selain penindakan, langkah pencegahan juga dinilai penting dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Perang terhadap narkoba harus terus dilakukan. Tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga mencegah peredarannya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, mengapresiasi kinerja Polda Kalsel dalam mengungkap kasus tersebut. Ia menilai jumlah narkotika yang berhasil diamankan sangat besar dan berpotensi merusak masyarakat jika sampai beredar.
“Bayangkan jika narkoba sebanyak ini beredar di masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas kerja keras aparat, semoga peredaran narkoba bisa terus ditekan di daerah kita,” ujarnya.
DMS/AC











